Thursday, 16 August 2018

Angkutan Mudik Lebaran Ini yang Dilakukan PT KAI

Rabu, 14 Maret 2018 — 1:55 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA – Puncak arus mudik Lebaran diperkirakan Rabu, 13 Juni 2018 (H-2) Lebaran dan puncak arus balik terjadi pada Minggu, 17 Juni 2018 (H+1). Berdasarkan kalender nasional, Hari Raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada 15-16 Juni.

Sedangkan untuk kereta Lebaran yang puncak keberangkatan mudik pada 13 Juni bisa dibeli pada 15 Maret dan untuk yang arus baliknya bisa dibeli 19 Maret 2018.

Direktur Operasi PT KAI, Slamet Suseno Priyanto mengatakan pihaknya menyediakan 236.210 kursi perhari selama masa angkutan Lebaran 2018 dengan mengoperasikan 393 perjalanan per hari.

Dari jumlah perjalanan tersebut, 353 perjalanan per hari menggunakan kereta api reguler, sedangkan 40 perjalanan per hari menggunakan kereta api tambahan.

PT KAI menetapkan masa angkutan Lebaran 2018 selama 22 hari, mulai tanggal 5 Juni 2018 (H-10) sampai dengan 26 Juni 2018 (H+10)

“Hari ini sudah H-4. Diperkirakan puncaknya H-2 yaitu 13 Juni dan bisa dibeli 15 Maret,” ungkap Slamet, Selasa (13/3).

Sedangkan persediaan tiket KA pada massa musim Lebaran 2018 yang ditetapkan masih tersedia banyak. Hingga H+5 masa pembelian tiket baru terjual 10 persen dari jumlah tiket.

Diingatkannya, para calon penumpang dapat memesan tiket kereta Lebaran mulai H-90 sebelum keberangkatan, dan proses pemesanan tiket kereta mulai pada 7 sampai dengan 24 Maret 2018.

Untuk keselamatan perjalanan kereta api, KAI meningkatkan pengawasan di daerah-daerah rawan dengan menyiagakan 236 petugas posko dan alat material untuk siaga (AMUS) berupa batu balas atau kricak, bantalan rel, pasir, dan sebagainya.

Disamping itu, petugas penjaga pelintasan kereta sebidang ditambah menjadi 1.113 orang serta petugas pemeriksa jalur sebanyak 605 orang. (dwi/b)