Friday, 17 August 2018

Di Jakarta Barat, 8000 Warga Ikut Pelatihan OKE OCE

Rabu, 14 Maret 2018 — 1:10 WIB
Kasudin KUKMP Jakbar, Nuraeni Sylviana dan Camat Grogol Petamburan, Achmad Sajidin saat pembukaan OK OCE diikuti perwakilan peserta dari 7 kelurahan. (Rachmi)

Kasudin KUKMP Jakbar, Nuraeni Sylviana dan Camat Grogol Petamburan, Achmad Sajidin saat pembukaan OK OCE diikuti perwakilan peserta dari 7 kelurahan. (Rachmi)

JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Suku Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro dan Perdagangan (KUKMP) mulai melatih 8.000 warga dari 8 kecamatan untuk pembinaan kewirausahaan One Kecamatan One Centre for Entrepreneurship (OK OCE).

Selain pelatihan, Sudin KUKMP Jakbar akan menggelar serangkaian bazar sebagai wahana promosi bagi peserta pelatihan. Serta membantu proses perizinan dan pengemasan.

“Hari ini pelatihan OK OCE tahap I secara serentak di 4 kecamatan yakni Grogol Petamburan, Palmerah, Kembangan dan Kebon Jeruk. Besok dilanjutkan di 4 kecamatan lainnya dan seterusnya hingga menjangkau 8.000 peserta,” kata Kasudin Koperasi Usaha Kecil Mikro dan Perdagangan (KUKMP) Jakbar, Nuraeni Sylviana dan Camat Grogol Petamburan, Achmad Sajidin saat pembukaan OK OCE di Kecamatan Grogol Petamburan diikuti 100 perwakilan dari 7 kelurahan di kawasan itu.

Dijelaskannya, selama beberapa pekan ke depan, 1.000 warga per kecamatan yang telah mendaftar dalam program OK OCE akan dibekali kewirausahaan baru. Setiap sesi pertemuan dihadiri 100 peserta di setiap kecamatan.

Nuraeni minta seluruh peserta mengikuti tiga kegiatan pembinaan kewirausahaan secara tuntas pada tahun ini.

“Agar produk mampu menarik minat konsumen, kami bekerja sama dengan Sudin Perindustrian dan Energi untuk membantu pelaku usaha baru ini terkait pengemasan,” ujarnya.

Ia mencontohkan usaha binaan UKM yang pesat di kawasan Grogol Petamburan yakni Pisang Goreng Madu ibu Nunik.

Camat Grogol Petamburan, Achmad Sajidin minta peserta pelatihan agar berniat sungguh-sungguh untuk menjadi wirausaha baru. “Rintangan dan hambatan yang nanti ditemui dapat dikonsultasikan kepada tim pendamping,” katanya. (Rachmi/b)