Wednesday, 26 September 2018

Diketahui, Identitas Bandar Narkoba yang Ditangkap Pakai Baju Renang

Rabu, 14 Maret 2018 — 19:49 WIB
Bandar narkoba dibekuk. (ist)

Bandar narkoba dibekuk. (ist)

JAKARTA – Bandar narkotika, mulai mengalihkan tempat untuk melakukan transaksi agar tak mudah tercium petugas. Bandar sabu ditangkap di parkiran SnowBay Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan barang bukti sabu seberat 10 kilogram dan 20 ribu butir pil ekstasi, Eabu (14/3/2018).

Terkait penangkapan itu, Direktur Ditipid Narkotika Mabes Polri Brigjen Eko Daniyanto membenarkan bahwa penangkapan itu dilakukan petugasnya. Pihaknya mengamankan 10 kilogram sabu dan 20 ribu butir ekstasi. “Benar, penangkapan bandar itu kami yang lakukan,” tegasnya.

Dikatakan Brigjen Eko, salah satu pelaku yang diamankan adalah H, dan saat ini tengah dilakukan pengembangan. Petugas pun, masih mencari pelaku lain atas upaya transaksi tersebut. “Data detailnya belum kami dapatkan, karena saya sendiri sedang bertugas di Wina, Swiss, Eropa. Segera kordinasi ke wakil direktur,” ungkapnya.

Penangkapan bandar sabu didepan kolam renang di kawasan TMII itu langsung beredar luas di media sosial. Foto dan video yang beredar, dua orang pemuda bandar ditangkap oleh tiga orang anggota yang diketahui adalah petugas dari Direktorat Tindak Pidana (Ditipid) Narkotika Mabes Polri.

Berdasarkan laporan yang diterima itu pula, diketahui dua orang pemuda mulai memasuki kawasan SnowBay sekitar pukul 12:15. Kemudian, pada pukul 12.24 WIB keduanya keluar dalam keadaan masih memakai pakaian renang.

(Baca: Bandar Narkoba Dibekuk Pakai Baju Renang)

Ketika mereka berjalan menuju sebuah mobil jenis Avanza silver BE 2593 YD, anggota Buser BNN yang dipimpin AKP Hendri Eko menyergap kedua pemuda tersebut. Dalam penyergapan ditemukan 10 kilogram sabu dan empat plastik Ekstasi, berisi 20 ribu butir ekstasi.

Dari foto yang beredar itu juga, terlihat salah satu petugas yang ada menyamar menjadi ojek online karena terlihat jaket yang digunakan. Sementara dua anggota lain, menggunakan pakaian preman namun di pinggangnya terlihat pistol.

Dari keterangan yang didapat itu juga, pelaku memang sudah dipantau selama satu bulan yang beroperasi di kawasan TMII. Penangkapan itu pun terbilang cepat karena hanya perlu 30 menit, seluruh yang ada langsung dibawa petugas untuk dilakukan pemeriksaan. (ifand/yp)