Wednesday, 26 September 2018

Kapok Hanya Dapat Harapan Palsu,Yusril Akan Berjuang Sendiri

Rabu, 14 Maret 2018 — 8:43 WIB
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. (cw1)

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. (cw1)

JAKARTA – Kapok hanya diberikan harapan palsu, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra tak mau lagi berharap kepada partai politik lain. Ia pun mengaku akan fokus mengembalikan nama partainya dalam pemilihan umum (pemilu) 2019 mendatang.

“Berkaca dari pengalaman, mungkin saya mulai berpikir agar sebaiknya berjuang sendiri. Pada Pilpres yang pernah digelar, saya mengalah kepada Gus Dur padahal saat itu peluang saya sangat kuat,” kata Yusril, dalam siaran pers yang diterima, Rabu (14/3/2018).

Menurut Yusril, harapan palsu yang pernah ia dapatkan juga terjadi pada pilkada DKI 2017 lalu. Dimana ia sudah bertemu enam petinggi partai dan mengaku akan mendukung kandidat yang elektabilitasnya kuat.

“Tapi saat elektabilitas saya tinggi, mereka buat keputusan lain. Ada ketakutan dari berbagai pihak jika saya ikut Pilkada dan menang. Tapi saya pahami bahwa beginilah politik,” ujarnya.

Saat ini, mantan menteri hukum dan HAM ini mengaku akan berjuang melalui kendaraan Partai Bulan Bintang dalam pemilu 2019 mendatang. Seluruh pengurus dan kader PBB sudah mulai berjuang untuk membesarkan partai dan meraup suara signifikan.

“Mudah-mudahan PBB akan menjelma menjadi parpol besar sehingga bisa ikut aktif memperjuangkan hak-hak rakyat melalui parlemen,” ungkap Yusril.

Pakar hukum tata negara ini juga menyoroti soal dugaan adanya upaya membuat pilpes 2019 hanya diikuti oleh calon tunggal. Hal itu terlihat dari banyaknya partai yang mencoba merapat demi mencari aman. “Arahnya ke sana, tapi mudah-mudahan tidak terjadi yang namanya calon tunggal itu. Minimal dua pasang atau bahkan tiga pasang agar tercipta suasana demokratis,” pungkasnya.

(ifand/sir)