Wednesday, 26 September 2018

Lembaga Amal Stichting Netherland Bantu Masyarakat Miskin Purwakarta

Rabu, 14 Maret 2018 — 12:28 WIB
Relawan Stichting Indahnya Sedekah Netherland asal Purwakarta, Ali Novel saat menyalurkan bantuan lembaga amal Netherland ke Abah Onang, warga kurang mampu di Purwakarta. (dadan)

Relawan Stichting Indahnya Sedekah Netherland asal Purwakarta, Ali Novel saat menyalurkan bantuan lembaga amal Netherland ke Abah Onang, warga kurang mampu di Purwakarta. (dadan)

PURWAKARTA – Warga miskin Purwakarta, Jawa Barat, bersuka cita. Sebuah lembaga amal “memanusiakan” kaum marginal itu dengan sedekah.

Lembaga amal itu bernama Stichting Indahnya Sedekah Netherland. Sebuah organisasi kemanusiaan non profit bergerak menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu, yatim piatu, dan jompo di Indonesia.

Lembaga ini pun menyentuh perbaikan rumah, mushola/mesjid, pendidikan dan kesehatan.

Lembaga ini bermarkas di Den Haag dikelola orang orang Indonesia bermukim di Belanda yang secara sukarela menggalang dana untuk membantu meringankan beban warga kurang mampu di Indonesia.

Mengutip dari laman Stichting Indahnya Sedekah Netherland, organisasi itu didirikan Maret 2015 diketuai Ny Sila Sugiarsih Suwito. Organisasi itu tidak membawa emblem agama dan politik.  “Intens sosial kemanusiaan” membantu warga Indonesia kurang beruntung dengan aksi semangat bersedekah.

Laman itu pun memperlihatkan kumpulan wanita wanita Indonesia sedang merajut silaturahmi dalam berbagai agenda pertemuan. Stichting  melansir sebagian toko toko di Denhaag telah bersedia dititipi kotak sedekah. “Alhamdulillah dan terima kasih,” tulis Stichting dilamannya.

Seorang relawan Stichting asal Purwakarta Ali Novel menjelaskan, bantuan lembaga amal Belanda itu tak memiliki motif apapun. “Ini murni bantuan,” ujar Ali kepada Pos Kota, Rabu (14/03/2018).

Menurutnya, lembaga amal Netherland itu menyalurkan bantuan untuk masyarakat kurang beruntung Indonesia. Termasuk Purwakarta. Ia dan relawan lain, Alex Supriadi dipercayai menyalurkan dana bantuan tersebut.

Kata dia, bantuan itu berupa uang Rp 250 ribu/keluarga. Bantuan itu dikonversi kedalam bentuk sembako berupa beras, minyak goreng, mie instan, telur, gula pasir, kopi dan kue.  “Kita suka sisain Rp 50-100 ribu untuk pegangan dan kebutuhan sehari hari. Alhamdulillah, sangat membantu mereka,” ujar Ali.

Abah Onang, satu penerima bantuan berucap syukur dan menghaturkan terima kasih. “Semoga amal kebaikan dermawan Indonesia di Belanda diganjar Allah SWT. Hatur nuhun,” ucap Abah Onang. (dadan/tri)