Sunday, 23 September 2018

MU Disingkirkan Sevilla, Mourinho : Saya Tidak Menyesal!

Rabu, 14 Maret 2018 — 7:33 WIB
Jose Mourinho (reuters)

Jose Mourinho (reuters)

INGGRIS- Secara mengejutkan Manchester United kalah 1-2 dari Sevilla di Old Trafford dan tersingkir dari laga Liga Champions.

Jose Mourinho tentu tidak bisa menutupi kekecewaannya. Meski berat Liga Champions yang masih bisa jadi penghibur Man United karena di Liga Inggris sulit melewati tim sekotanya Manchester City . Pasalnya hingga laga ke-30 MU tertinggal 16 poin dari City.

Meski kalah seperti biasa pelatih asal Portugal itu masih bisa berkelit. Menurut Jose Mourinho sebetulnya MU tidak bermain jelek hanya saja mereka bernasib sial.

Bahkan Mourinho melontarkan komentar anehkon. Ia mengatakan The Red Devils sudah biasa tersingkir di fase gugur.

Tidak jelas apa yang dimaksud Mourinho, apakan MU yang sudah biasa tersingkir atau dirinya.

Sebab setelah itu dia berkata, “Saya pernah duduk di kursi ini dua kali sebelumnya, bersama Porto – Man United tersingkir, dengan Real Madrid – Man United tersingkir. Jadi ini bukan hal baru untuk klub sepakbola ini,”.

Manajer asal Portugal itu juga mengatakan dirinya tak menyesal setelah kalah dari Sevilla.

“Saya tidak berpikir performanya buruk. Intensi awalnya bagus dan positif. Saya tak punya penyesalan. Saya melakukan yang terbaik, para pemain melakukan yang terbaik. Kami berusaha, kami kalah, itulah sepakbola,” tandasnya.
Mourinho bahaknmembela penampilan anak buahnya . “Saya pikir performa kami tidak buruk. Saya melakukan yang terbaik, para pemain melakukan yang terbaik. Kami sudah berusaha, kami kalah, dan itulah sepakbola,” ucap Mourinho dalam wawancara dengan BBC.

“Cara kami memulai pertandingan positif, setelah 10 sampai 15 menit, Sevilla punya tim bagus dan bisa menyembunyikan bola di lini tengah. Mereka berusaha melakukan itu dan melakukannya dalam sebagian besar babak pertama. Mereka bermain bagus tanpa menebar ancaman apapun,” lanjutnya.

“Kami punya peluang untuk mencetak gol dan di babak kedua kami juga punya peluang. Tapi, gol pertama akan selalu mengubah arah pertandingan. Kadang-kadang saya beruntung dengan pergantian pemain, tapi Vincenzo Montella membuat keputusan bagus dengan memasukkan Wissam Ben Yedder. Ketika mereka mencetak gol pertama, pertandingan jadi sepenuhnya berbeda,” kata manajer asal Portugal itu.(b)