Tuesday, 18 December 2018

Pengamen Hajar Anggota Dishub Bekasi Pakai Ukulele

Rabu, 14 Maret 2018 — 19:43 WIB
M Sanjaya, anggota Dishub Kota Bekasi, yang dipukul gitar ukulele hingga bocor. (saban)

M Sanjaya, anggota Dishub Kota Bekasi, yang dipukul gitar ukulele hingga bocor. (saban)

BEKASI – Kesal tempat mangkalnya dijadikan pengaturan lalu-lintas, pengamen memukul anggota Dinas Perhubungan Kota Bekasidi Jalan Ahmad Yani, kolong Fly Over KH Noer Alie, Rabu (14/3/2018) petang.

Akibat pukulan pengamen menggunakan gitar ukulele, kepala M Sanjaya, 35, bocor . Korban dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk divisum, sementara pelaku kabur menyeberang rel ke arah Kampung Pintu Air, Margamulya, Bekasi Utara.

Menurut Dedet Kusmayadi, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, penyerangan itu terjadi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, tepatnya di kolong jembatan layang (flyover) KH. Noer Alie Summarecon Bekasi

Awalnya, M Sanjaya sedang mengatur lalu lintas kendaraan yang datang dari arah barat menuju timur dan selatan. Diduga terusik, lelaki pengamen yang belum diketahui identitasnya itu tiba-tiba menghampiri Sanjaya untuk menanyakan kehadirannya.

Sanjaya berdalih, keberadaannya untuk mengatur lalu lintas berdasarkan tugas dari Pemerintah Kota Bekasi. “Mungkin karena kesal merasa diawasi, pelaku langsung memukul kepala petugas menggunakan ukulele. Kepalanya korban langsung bocor karena terkena siku ukulele,” kata Dedet di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Rabu (14/3).

Melihat rekannya dipukul, kata Dedet, anggota Dishub yang lain berusaha mengejar pelaku. Namun petugas hanya mengamankan satu rekan pelaku, sementara pengamen yang memukul Sanjaya telah kabur ke arah lintasan kereta api. “Oleh petugas, rekan pelaku dibawa ke Mapolrestro Bekasi Kota untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Dedet.

Dedet meminta kepada anggota polisi agar segera menangkap pelaku penyerangan terhadap anggotanya. Dia juga mengimbau kepada anggota Dishub yang lain agar lebih berhati-hati terhadap kasus penyerangan serupa.

Jangan sampai, kasus penyerangan ini membuat keberanian petugas di lapangan menyusut. “Keberadaan tugas Dishub di lapangan adalah untuk masyarkat, bagi anggota di lapangan agar tingkatkan kewaspadaan,” jelas Dedet.

Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, polisi masih memburu pelaku. Sampai Rabu (14/3) petang, polisi masih menggali keterangan rekan pelaku yang berhasil diamankan. “Statusnya saksi dan keterangannya masih digali untuk mengidentifikasi pelaku,” kata Erna. (saban/b)