Saturday, 22 September 2018

Prabowo Serius Mau Nyapres Tapi Kenapa Merenung Terus?

Rabu, 14 Maret 2018 — 6:50 WIB
prabo

PILPRES 2019 kemungkinan terjadi head to head lagi antara Jokowi – Prabowo. Jokowi sudah bermanuver, tapi Prabowo masih adem ayem saja. Dua kali “kebulatan tekad” dukung Prabowo, dianya absen. Sampai-sampai 34 DPD seluruh Indonesia mau datang untuk meyakinkannya. Kata para elit Gerindra, Prabowo sedang merenung.

Jaman kampanye Pilgub DKI 2017, Prabowo bilang bahwa bila warga Jakarta ingin dirinya Nyapres 2019, sekarang menangkan dulu duet Anies-Sandi. Terlepas seperti apa caranya mereka menang, kini Anies – Sandi sudah berhasil duduk di Balaikota. Tentunya para pendukung Prabowo di DKI pun nagih, jadi nggak Nyapres 2019?

Pada Minggu (11/3), DPD Gerindra DKI Jakarta mendeklarasikan Prabowo Subianto jadi capres Gerindra. Deklarasi ini dibacakan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik di Lapangan Arcici, Rawasari, Jakarta Pusat. Namun sang jagoan tak datang ke acara ini, diwakili Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Pada Senin (12/3) berikutnya, giliran pengurus 34 DPD Gerindra mendeklarasikan Prabowo sebagai capres di Hotel DoubleTree Cikini, Jakarta Pusat. Lagi-lagi tak ada Prabowo di deklarasi ini, hanya ada pengurus DPD Gerindra dan beberapa pengurus DPP. Lalu ke mana saja Prabowo jagoan mereka?

Kata petinggi Gerindra, Prabowo Subianto kini tengah berkonsentrasi dan merenung. Tentunya dia sedang berhitung, seperti apa kansnya untuk menang. Sebab berdasarkan survei elektabilitasnya tertinggal jauh dari inkamben Jokowi, meski lebih tinggi dari calon yang lain.

Mungkinkah harus kalah lagi untuk ketiga kalinya, jika memaksakan diri maju kembali?

Sebetulnya Prabowo sudah lama bermimpi jadi RI-1. Lewat konvensi Capres Golkar 2004, tiket digondol Wiranto. Jadi Cawapres Megawati di 2009, tersisih juga. Dan ketika maju sebagai Capres 2014, lagi-lagi Dewi Fortuna tak berpihak pada mantan Pangkostrad ini.

Karena catatan-catatan buruk tersebut, agaknya Prabowo jadi gamang. Kini 34 DPD Gerindra se-Indonesia lewat “kebulatan tekad” berusaha meyakinkan Prabowo untuk menang di Pilpres 2019. Bahkan Ahmad Reza Patria Ketua DPP di Mata Nazwa belum lama ini mengatakan, “Seribu persen Gerindra yakin bakal menang.”

Bila Prabowo jadi ragu-ragu, itu sangatlah wajar. Tapi sebagai pemimpin partai, masak gitu saja menyerah. Harus militanlah. Bukankah para motivator selalu mengatakan, kegagalan adalah hanya sukses yang tertunda. – gunarso ts