Thursday, 21 June 2018

Sandi: Program DP Nol Rupiah Atasi Dua Masalah Sekaligus

Rabu, 14 Maret 2018 — 10:22 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno.
 (yendhi)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. (yendhi)

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan melalui program rumah DP nol rupiah, Pemprov DKI dapat menyelesaikan dua persoalan sekaligus, yakni kebutuhan hunian warga dan kebutuhan lapangan pekerjaan. Karena itu Pemprov DKI Jakarta terus mendorong pembangunan hunian tanpa uang muka itu.

Sandi menjelaskan pihaknya menargetkan pembangunan 250 ribu unit rumah dalam masa pemerintahannya, lima tahun. Sandi menyebut pembangunan unit rumah tersebut akan menyerap puluhan ribu tenaga kerja.

“Ini konkret dua masalah selesai sekaligus. Satu masalah perumahannya tapi dengan kegiatan pembangunannya ini lapangan kerja kita bisa prediksi antara 200ribu-250 ribu unit rumah ini bisa menghasilkan lapangan kerja antara 30 sampai 50ribu dalam lima tahun ke depan,” ujar Sandi di Balaikota DKI, Rabu (14/3/2018).

Sandi menambahkan saat ini Pemprov DKI Jakarta terus menggodok pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang secara khusus menangani program DP 0 rupiah, dari pembelian hingga penjualan kembali.

Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra mengatakan untuk memenuhi target ketersediaan rusun, Pemprov DKI juga akan membuka kerjasama dengan pihak swasta. Sandi mencontohkan pembangunan rumah DP 0 rupiah di Rorotan, Jakarta Timur.

“Makanya rumah tapak rorotan yang DP 0 itu harus diapresiasi, karena itu merupakan inisiasi swasta dalam proses partisipatif. Bagaimana caranya mereka masuk dalam program kita dan sesuai dgn sasaran kita, ini yang menjadi PR bagi tim. Begitu BLUD selesai ini akan kita launching secara konkret,” tandas Sandi.
(ikbal/sir)