Wednesday, 26 September 2018

Siswa SD Dihukum Gurunya Jilati WC

Rabu, 14 Maret 2018 — 18:07 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

MEDAN – Institusi pendidikan di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara tercoreng. Pasalnya, seorang guru berinisial RM tega menghukum siswanya untuk menjilati WC. Alasannya sepele yaitu gara-gara siswa tersebut tak membawa tanah kompos.

Kasus ini kemudian mendapat reaksi keras dari orangtua siswa bernama SH. Menurutnya, sang anak berinisil MB tidak membawa tanah kompos yang disuruh oleh gurunya itu.

“Karena alasan tersebut, guru RM memaksa anak saya menjilat WC 12 kali. Namun, saat empat kali menjilat anak saya muntah-muntah,”kata Siti, ibu korban kepada wartawan, di kediamannya Desa Cempedak Lobang, Serdang Bedagai, Rabu (14/3).

Menurutnya, kasus ini terjadi pada sepekan lalu. Ia mendapat kabar tak mengenakkan ini dari temannya. Mendapat kabar tersebut, sang ayah SH mendatangi pihak sekolah.

“Suami saya datang ke sekolah melabrak guru itu. Marah, sakit hati. Campur aduk perasaan saya. Apa enggak ada hukuman lain selain itu,” kata Siti, ibu korban.

Kalaupun anaknya harus dihukum membersihkan WC, itu tidak masalah. Ia menerimanya asal jangan menjilat WC seperti itu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serdangbedagai, Joni Walker mengatakan masih menindaklanjuti informasi ulah oknum guru perempuan berinisial RM itu.

Diketahui kalau oknum guru tersebut merupakan guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdangbedagai. “Kalau masalah benar atau tidaknya ya saya tidak tahulah pastinya. Yang jelas sekarang ini persoalannya sedang kita tangani,”ujar Joni Walker. (samosir/b)