Wednesday, 26 September 2018

Vicky Shu Kenal Bos First Travel di New York Fashion Week

Rabu, 14 Maret 2018 — 13:56 WIB
Vicky Shu usai bersaksi dalam sidang First Travel.(cw2)

Vicky Shu usai bersaksi dalam sidang First Travel.(cw2)

DEPOK – Vicky Shu mengakui dirinya mengenal Anniesa HS, bos dari First Travel. Mereka pertama kali bertemu pada acara New York Fashion Week 2015.

“Untuk ibu Anniesa, kami sesama desainer. Pernah satu acara fashion show. Karena satu delegasi jadi saling berkenalan,” ujar Vicky Shu pada Rabu (14/3/2018) di PN Depok. “Saya mengenal dia sebagai desainer busana dan saya sebagai desainer sepatu. Kita termasuk empat perwakilan dari Indonesia. Saya tidak kenal (dengan terdakwa lainnya),” kata Vicky.

Ketika ditanya oleh jaksa penuntut umum, apakah pada saat itu ia mengetahui terdakwa Anniesa pemilik First Travel, Vicky mengaku hanya mengetahui sebagai desainer saja. “Belum. Saya hanya tahu beliau seorang desainer,” terang perempuan 30 tahun ini.

Pelantun ‘Mari Bercinta 2’ ini mengaku pertama kali menggunakan jasa First Travel untuk umroh pada 30 Desember 2015. Awalnya ia membaca dari komentar-komentar di sosial medianya, Path, ketika ia mengatakan ingin ibadah umroh. Dan banyak yang menyarankan First Travel.

( BACA : Kenakan Blouse Hitam Vicky Shu Hadir di PN Depok Jadi Saksi Kasus First Travel )

Vicky pun memilih menggunakan jasa First Travel kategori Regular dengan membayar sebesar Rp34.450.000. Ketika mendaftar, ia mengaku merupakan pendaftar terakhir untuk keberangkatan saat itu. Karena regular, maka ia tidak perlu menunggu lama untuk keberangkatan. Namun berdasarkan keterangan Vicky, ia tidak mendapat perlakuan istimewa selama menggunakan jasa tersebut.

“Untuk fasilitas sama dengan jamaah lain. Perbedaannya saya berangkat sendiri, terlambat dan saya meminta agar kamar sendiri.”

Ia menegaskan kalau ia memang sebagai jamaah. “Ya saya jamaah First Travel.”

Diberitakan sebelumnya, First Travel tersandung masalah akibat dugaan penipuan terhadap ribuan calon jamaah umrah. Dengan tiga terdakwa, Andika H, Anniesa HS, dan Kiki. (cw2/embun)