Wednesday, 26 September 2018

Vicky Shu : Saya Hanya Diminta Blusukan Tanpa Dibayar

Rabu, 14 Maret 2018 — 15:52 WIB
Vicky Shu usai bersaksi dalam sidang First Travel.(cw2)

Vicky Shu usai bersaksi dalam sidang First Travel.(cw2)

DEPOK – Penyanyi Vicky Shu, mengaku mudah sekali merasa tidak iba  terhadap orang lain. Dan hal ini terjadi ketika bos First Travel meminta bantuannya.

Vicky menjelaskan, ia salah satu artis yang jarang menerima endorse karena sifatnya yang tidak tegaan. Sehingga jika ada orang yang meminta bantuannya, ia akan berusaha membantu  karena ia percaya akan menuai hasil baik dari perbuatannya.

Hal itu pula yang terjadi padanya saat dimintai bantuan oleh pihak First Travel.

“Saya ga tegaan orangnya. Jadi kadang kalau misalnya ada orang usaha, minta tolong yaudah lah. Toh karma baiknya akan terjadi nanti. Pada saat itu pikiran saya hanya seperti itu. Saya mau ibadah. Memang kebetulan saat itu diminta untuk blusukan, ya boleh blusukan,” ujar Vicky Shu pada Rabu (14/3/2018) di PN Depok.

Pada saat itu, ia hanya diminta untuk blusukan saja. Tetapi tidak dijelaskan secara detail.

“Mba nanti dibantu untuk blusukan ya. Tidak (kata promo),” tutur Vicky  yang tengah hamil lima bulan.

Ia bercerita, ketika awal ia ibadah umroh menggunakan jasa First Travel, banyak yang menyangka kalau ia sebagai Brand Ambassador. Padahal saat itu, ia berangkat umroh dengan dana sendiri.

(Baca :Kenakan Blouse Hitam Vicky Shu Hadir di PN Depok Jadi Saksi Kasus First Travel)

“Mungkin pada keberangkatan pertama mereka berpikir saya brand ambassador, atau apa. Padahal saya sama. Perlakuan yang sama, naik kendaraan yang sama, gotong-gotong koper juga sendiri waktu itu,” tutur perempuan 30 tahun ini.

Vicky menegaskan, meskipun membantu Anniesa, ia tidak menerima uang sebagai imbalan. Bahkan tidak ada kontrak karena memang hanya melalui lisan saja. “Saya tidak menerima uang dari First Travel sepersen pun. Kontrak tidak ada sama sekali.”

Akibat keikut sertaan dirinya membantu First Travel, ia menjadi ikut terseret permasalahan tersebut. Meskipun ia hanya sebagai saksi saja. Namun menurut Vicky Shu, ia menilai kalau hal tersebut dianggap sebagai pengalaman berharga.

Karena dirinya yang tidak tegaan terhadap orang lain dan selalu husnudzon, hal tersebut bisa terjadi.

“Bukan berarti sekarang saya harus soudzon, cuma harus lebih berhati-hati, dalam bertindak dan membantu orang. Harus dilihat lagi lebih detail, lebih kepo mungkin, jadi tidak selamanya membantu itu ada efek positifnya,” pungkasnya. (cw2/tri)