Monday, 23 July 2018

Jumat, Polisi Periksa Nenek Diduga Aniaya Lima Anak Asuh

Kamis, 15 Maret 2018 — 14:16 WIB
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono

JAKARTA – Diduga menelantarkan dan menganiaya lima anak asuhnya, penyidik Subdit Kekerasan Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan memanggil CW (60). Nenek tersebut akan dimintai keterangan Jumat (16/3/2018).

“Kami periksa terlapor CW,  Jumat jam satu siang,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Kamis (15/3/2018).

Surat panggilan tersebut sudah dilayangkan kepada CW dan telah diterima. Melalui kuasa hukumnya, lanjut Argo, CW mengaku siap hadir untuk memberikan keterangan.

“Kami udah komunikasikan dan kondisikan dengan pengacaranya. Besok akan datang ke subdit 5,” ucap mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur tersebut.

Agenda pemeriksaan sendiri polisi ingin mengetahui lebih jauh bagaimana CW mengadopsi lima anak dan cara mengasuhnya selama ini. Apakah ada prosedur yang dilanggar atau tidak.

“Kita klarifikasi seperti apa, apakah diadopsi dengan benar atau tidak, kemudian dari mana asal anak” itu. Pokoknya kita perdalam besok termasuk kronolgisnya kejadian dari mulanya juga kita cek,” kata dia.

Kasus mencuat setelah anggota Polres Metro Jakarta Pusat menemukan lima anak yang diduga telah ditelantarkan dan dianiaya oleh seorang perempuan pengasuhnya di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018) lalu. Kasus pun dilimpahkan ke Subdit Kekerasan Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Lima anak yang diduga menjadi korban adalah FA (13), RW (14), OW (13), TW (8), dan EW (10). Kelima anak itu diadopsi oleh CW sejak 2009 lalu bahkan lokasi tempat tinggal mereka disebut selalu berpindah-pindah di beberapa hotel di Jakarta. Namun, selama diasuh CW kelima anak itu diduga mendapat perlakuan tidak baik.

(yendhi/sir)