Friday, 16 November 2018

Hasil Inspeksi, Anies Temukan 20 Gedung Tak Miliki IPAL

Jumat, 16 Maret 2018 — 11:48 WIB
Gubernur DKI, Anies Baswedan. (ikbal)

Gubernur DKI, Anies Baswedan. (ikbal)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan hingga Kamis (15/3/2018) Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) , serta pemanfaatan air tanah telah melakukan inspeksi terhadap 40 gedung di Jalan Sudirman – Thamrin sejak Senin (12/3/2018) lalu.

Anies menyebut dari inspeksi tersebut beberapa gedung telah memenuhi ketentuan dati penyediaan sumur resapan hingga pengelolaan air limbah. Namun tidak sedikit juga gedung yang didapati belum memenuhi ketentuan tersebut.

“Pagi hari ini kita laporkan bahwa empat hari berjalan tugas sudah dilaksanakan dengan baik sudah 40 pengelola. Kita periksa 40 gedung itu hasilnya terlihat, ada 9 gedung yang tidak memiliki sumur resapan,” kata Anies usai memimpin apel Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah, serta Pemanfaatan Air Tanah di Intiland Tower, Jakarta Pusat, Jumat (16/3/2018).

Anies menjelaskan sumur resapan yang dimiliki 31 gedung rata-rata memiliki ukuran 3.500 meter kubik. Anies akan memastikan apakah ukuran sumur resapan tersebut sudah memenuhi ketentuan atau tidak.

Selain terkait sumur resapan, Anies menambahkan tim juga menemukan 20 belum dilengkapi dengan inatalasi pengolahan air limbah.

“Dan disampaikan juga tadi bahwa ada 4 sumur bor dengan sipa, surat ijin pengambilan air yang masih berlaku dan minimal ada 11 sumur bor yang sipa yang sudah habis masa berlakunya. Jadi kita menemukan gedung-gedung yang taat dan sebagian gedung yang belum,” ungkap Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu kembali menegaskan tujuan tim melajukan inspeksi di gedung-gedung untuk mengubah perilaku pengelolaan gedung. Anies menyatakan hingga saat ini belum ada sanksi yang dijatuhkan Pemprov DKI Jakarta ke para pelanggar.

“Seperti disampaikan di awal bahwa tujuan kita bukan sekedar untuk menemukan siapa yg melanggar, tentu yang melanggar akan ada sanksi yang sesuai yang penting adalah mengubah (perilaku),” imbuhnya.

Beberapa gedung yang sudah dilakukan inspeksi Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah, serta Pemanfaatan Air Tanah diantaranya adalah Gedung Kementerian ESDM, Hotel Sari Pan Pacific, Gedung Bank Mandiri, Hotel Pullman, Hotel Mandarin Oriental, Sudirman Plaza, Plaza Semanggi, Gedung BEI, Gedung Dirjen Pajak dan Menara Sudirman.

Inspeksi akan terus dilakukan Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah, serta Pemanfaatan Air Tanah hingga 21 Maret 2018 mendatang.
(ikbal/sir)