Monday, 24 September 2018

Sekjen Demokrat ke KPK Untuk Sekolah Anti Korupsi Kadernya

Jumat, 16 Maret 2018 — 10:01 WIB
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.(dok)

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.(dok)

JAKARTA – Kedatangan Sekjen Demokrat  Hinca Panjaitan ke KPK untuk berdiskusi terkait pemberian materi anti korupsi, jelas Febri Diansyah, juru bicara KPK.

Febri menjelaskan, kedatangan Hinca bukan yang pertama kali. Beberapa waktu lalu Sekjen Partai Demokrat tersebut juga pernah datang.

“Beberapa waktu yang lalu Sekjen Demokrat juga datang. Membicarakan apa yang bisa dilakukan untuk semacam pemberian materi atau pelatihan-pelatihan untuk isu anti korupsi bagi kader-kader partai,” ujar Febri Diansyah, pada Kamis (15/3/2018) di Gedung KPK.

Ia menambahkan, KPK juga sudah beberapa kali datang ke sekolah anti korupsi yang diadakan oleh Partai Demokrat. Bahkan, tidak hanya di Jakarta saja, namun juga di daerah lainnya. Ia menilai ini merupakan hal positif jika terus dikembangkan.

“Kalau itu dikembangkan lebih lanjut tentu bisa jadi salah satu hal yang positif,” tutur pria 35 tahun ini.

Menurutnya, bukan hanya Demokrat saja yang meminta pelatihan dan pemberian materi anti korupsi, Partai Nasdem pun menyerukan hal serupa.

“Sekitar satu atau dua hari sebelumnya juga datang pengurus dari partai Nasdem. Kurang lebih sama ya, meminta agar KPK nanti berkontribusi memberikan pembekalan aspek anti korupsi, kepada para calon anggota legislatif,” terang Febri.

Ia menyambut baik hal tersebut. Karena dengan begitu para calon anggota legislatif dan juga calon kepala daerah mendapatkan bekal yang cukup, terkait anti korupsi.

“Poin ini tentu kita sambut positif. Karena pertama, para calon anggota legislatif atau bahkan calon kepala daerah itu perlu mengetahui mana batas-batas yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan dalam undang-undang, khususnya terkait dengan tindak pidana korupsi,” tandasnya.(Cw2/tri)