Thursday, 19 September 2019

Pemeriksaan Fahri Untuk Mengetahui Dasar Laporan Terhadap Presiden PKS

Senin, 19 Maret 2018 — 12:41 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (yendhi)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (yendhi)

JAKARTA –  Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan agenda pemeriksaan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Fahri Hamzah untuk mengetahui dasar laporan tehadap Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

Menurut Argo, jadwal pemeriksaan Fahri seharusnya dilakukan besok, Selasa (20/3/2018). Namun, karena Fahri memiliki jadwal yang sudah teragendakan lebih dulu maka dirinya memutuskan untuk hadir hari ini.

“Intinya bahwa pak Fahri kita mintai keterangan berkaitan apa yang dilaporkan. Penyidik menggali keterangan dari Fahri Hamzah dan juga kita memeriksa saksi-saksi yang mengetahui, melihat berkaitan apa yang dilaporkan. Nanti kita bisa mendapati informasi lebih,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/3/2018).

Kedepan, lanjut Argo, pihak penyidik juga akan menggali keterangan dari beberapa saksi yang diduga mengetahui latar belakang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik oleh Sohibul Iman. Kendati demikian, Argo mengaku belum mendapat informasi kapan akan memanggil Presiden PKS tersebut.

“Nanti ya (pemeriksaan Sohibul), kita baru pelapor, saksi-saksinya juga diperiksa,” tegas Argo.

Fahri Hamzah tiba di Polda Metro Jaya pada Pukul 10.00 didampingi kuasa hukumnya, Mujahid A. Latief. Kepada wartawan, dirinya sebut ingin kasus ini cepat selesai hingga proses persidangan. Bahkan, Fahri berharap Sohibul cepat dijadikan tersangka.

“Saya membawa kembali semua bukti dan laporan yang pernah saya buat. Sehingga mudah-mudahan saya bisa mengisi semua BAP dengan cepat. Kalau kemarin sudah kita bawa video. Ada link media yang memuat pernyataan saudara Sohibul Iman dan saya kira, kita melengkapi data-data lain apabila diperlukan, sebab apa dasar dari pernyataan beliau, kita sudah siapkan dokumennya,” kata Fahri kepada wartawan, Senin (19/3).

Sebelumnya, pada Kamis (8/3/2018) Fahri Hamzah mendatangi Sentra Pengaduan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya untuk melaporkan Sohibul Iman atas pencemaran nama baik dan fitnah. Laporannya diterima dengan teregistrasi dalam surat laporan LP/1265/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Dalam laporan Fahri, Sohibul Iman terancam dijerat 27 Ayat 3 dan Pasal 43 Ayat 3 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 311 KUHP dan atau 310 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik. (Yendhi/tri)