Wednesday, 17 October 2018

Konglomerat Anak Pendiri PT Astra Ini Segera Diadili

Selasa, 20 Maret 2018 — 19:29 WIB
Edward (pakai rompi pinik) dibawa ke Rutan Kejagung,  usai diperiksa selama 10.jam di Gedung Bundar,  Kejagung

Edward (pakai rompi pinik) dibawa ke Rutan Kejagung, usai diperiksa selama 10.jam di Gedung Bundar, Kejagung

JAKARTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat sudah menerima pelimpahan tahap dua kasus pengelolaan Dana Pensiun (Dapen) PT. Pertamina (Persero), 2014-2015 dari penyidik Kejaksaan Agung. Tersangka Edward Seky Soeryadjaya, konglomerat yang juga anak pendidi PT Astra segera diadili dan kini jadi tahanan Kejari Jakarta Pusat.
Menurut Kapuspenkum Kejaksaan Agung, M. Rum, tersangka yang juga Dirut PT Ortus Holding Ltd tetap ditahan di Rutan Salemba Cabang Rutan Kejaksaan Agung bukan Rutan Cipinang, Jakarta Timur selama dalam proses penuntutan.

Dalam proses penyidikan, Edward telah ditahan di Rutan Kejagung. ” Kini oleh Kejari Jakarta Pusat tersangka ditahan selama 20 hari sejak 19 Maret sampai 7 April sesuai Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Nomor: Print-67/O.1.10/Ft.1/03/2018 tanggal 19 Maret 2018 ,” kata Rum, di Jakarta, Selasa (20/3).

Rum menjelaskan alasan penahanan, secara obyektif tersangka diancam pidana penjara lebih dari lima tahun. Secara subyektif, tersangka dikhawatirkan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan/atau mengulangi tindak pidana. (vide: Pasal 21 ayat (1) KUHAP).

Kerugian negara ditaksir senilai Rp599,4 miliar berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK.
Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana Pensiun PT. Pertamina (Persero), 2014-2015 Khususnya Pada Penempatan Investasi Saham SUGI telah memeriksa Saksi sebanyak 47 orang. (ahi)