Tuesday, 20 November 2018

Pekerja Dihukum Pancung di Saudi, Menaker Prihatin

Rabu, 21 Maret 2018 — 7:48 WIB
Menteri Ketenagakerjaan  RI, M. Hanif Dhakiri. (ist)

Menteri Ketenagakerjaan RI, M. Hanif Dhakiri. (ist)

JAKARTA – Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri, mengungkapkan keprihatinannya terhadap hukuman mati secara pancung yang dialami pekerja migran Muhammad Zaini Misrin asal Bangkalan, Jawa Timur, pada Minggu (18/3/2018), dituduh membunuh majikannya, Abdullah bin Umar Muhammad Al Sindy, Arab Saudi.

“Sebagai anak seorang TKW, saya sangat memahami kasus Misrin dan kasus-kasus sejenisnya merupakan residu dari kebijakan tata kelola penempatan TKI pada masa lalu, yakni sebelum era reformasi,” ujarnya di Jakarta.

Karena itu, katanya, salah satu pekerjaan rumah yang terus dilakukan pemerintah adalah memperkuat negosiasi bilateral kepada negara-negara tujuan pekerja migran Indonesia yang bekerja agar dapat diwujudkan sistem tata kelola dan perlindungan yang lebih baik lagi.

“Pemerintah terus melakukan negosiasi bilateral ke negara-negara tujuan PMI agar dapat diciptakan sistem tata kelola dan perlindungan PMI yang lebih baik. Sehingga ke depan resiko migrasi dapat terus ditekan dan penanganan masalah yang ada lebih efektif,” tutup kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
(rinaldi/sir)