Wednesday, 19 September 2018

Indonesia Bubar Tahun 2030? Jangan Bikin Takut Dong, Ah!

Jumat, 23 Maret 2018 — 6:30 WIB
bubar

KATA mantan Cawapres/Capres Prabowo Subianto, tahun 2030 diprediksi Indonesia bubar. Katanya itu hasil studi asing. Padahal Presiden SBY tahun 2007 optimis Indonesia tahun 2030 menjadi negara maju. Yang jadi pertanyaan, kenapa Gerindra melempar pidato lama Prabowo menjelang Pilpres 2019? Jangan bikin takut dong, ah!

Bung Karno pernah bilang, kemerdekaan adalah jembatan emas Indonesia mencapai masyarakat yang adil dan makmur. Pendiri republik telah mewujudkan kemerdekaan itu 17 Agustus 1945. Selanjutnya pemimpin selaku generasi penerus harus mempertahankan kemerdekaan itu dan mengisi dengan pembangunan-pembangunan, sehingga masyarakat adil makmur pun tercapai.

Kita sudah berganti pemimpin negara (Presiden) enam kali. Setelah Bung Karno, pemimpin penerus itu adalah: Soeharto, BJ Habibie, Gus Dur, Megawati, SBY dan Jokowi. Semua punya komitmen sama, mempertahankan Republik. Siapa yang merongrong, berusahan mengganti ideologi negara langsung digebuk.

Saat Gus Dur jadi Presiden, –sebagaimana kata Mahfud MD– menjelang kejatuhannya dirayu sejumlah tokoh Islam. “Gus, posisi Anda akan aman, tapi tolong ganti Pancasila dan RI jadikan negara Islam.” Gus Dur langsung gebrak meja, “Saya lebih baik dilengserkan, ketimbang harus mengkhianati negaraku.”

Ancaman pembubaran negara berhasil dipatahkan. Tapi di era Jokowi cobaan itu kembali muncul. Kelompok HTI secara pelan tapi pasti berusaha menjadikan Indonesia sebagai bagian negara khilafah. Jokowi segera menggebuknya dengan pembubaran ormas tersebut. Semoga tak ada lagi kelompok-kelompok yang berusaha membubarkan negara.

Ee, tiba-tiba Partai Gerindra mengunggah pidato lama Prabowo bahwa Indonesia tahun 2030 akan bubar. Pidato itu aslinya 18 September 2017 saat peluncuran buku sang ayah, Sumitro Djojohadikusuma di Kampus UI. Kenapa pidato yang tak ada gaungnya itu tiba-tiba diangkat Gerindra menjelang Pilpres 2019? Apa sengaja untuk menakut-nakuti rakyat?

Padahal SBY saat jadi Presiden tahun 2007 sudah memprediksi, tahun 2030 Indonesia akan menjadi negara maju. Kuncinya ialah, seperti sikap Gus Dur itu, tidak tunduk pada tekanan kelompok tertentu. Sikap Jokowi yang tak mau kompromi dengan HTI, dan semoga juga presiden penerusnya nanti setelah 2024, niscaya Indonesia tetap ada sampai kukuting jaman (kiamat). -gunarso ts