Sunday, 16 June 2019

Mengaku ISIS, Penyandera di Supermarket Prancis Ditembak Mati

Jumat, 23 Maret 2018 — 22:13 WIB
Penjagaan polisi usai penyenderaan maut di supermarket di Trebes, Prancis. (reuters)

Penjagaan polisi usai penyenderaan maut di supermarket di Trebes, Prancis. (reuters)

PRANCIS – Drama penyanderaan supermarket Super U di Trebes, Prancis, berakhir setelah polisi menembak mati pelaku, Jumat (23/3/2018). Penyanderaan itu terjadi selama 4 jam.

Identitas pelaku belum diketahui. Namun disebutkan berasal dari Maroko. Polisi sebelumnya sudah menandainya sebagai orang yang bisa bertindak ekstrim.

Ia menembak mati dua sandera. Sejumlah orang luka, termasuk polisi.

Dilansir Daily Mail, pelaku yang menyebut dirinya berafiliasi dengan kelompok ISIS. Ia minta pembebasan rekannya, Salah Abdesalem, yang juga pelaku teror di Paris yang menewaskan 130 orang pada November 2015.

(Baca: Penyanderaan di Supermarket di Prancis Dua tewas)

Pria itu menyandera diawali pukul 11:00 dengan menembak polisi yang berolah raga. Ia kemudian ke Trebes masuk supermarket untuk menyandera pengunjung dan karyawan sambil berteriak akan menembak semuanya. Baku tembak pun terjadi lawan polisi. (yp)