Wednesday, 19 September 2018

Prasetyo : Tidak Adak Kompromi Bagi Jaksa Nakal

Sabtu, 24 Maret 2018 — 21:57 WIB
Jaksa Agung M Prasetyo

Jaksa Agung M Prasetyo

JAKARTA – Jaksa Agung M. Prasetyo menegaskan dirinya tidak akan pernah berkompromi dan tidak main-main dengan siapapun oknumnya yang melakukan kesalahan.

“Terhadap yang bersalah akan diberhentikan, baik dengam hormat maupun tidak dengan hormat, ” kata Prasetyo menjawab soal oknum jaksa nakal, di Jakarta, Sabtu (24/3/2018).

Namun demikian, Prasetyo tetap menghormati asas praduga tidak bersalah. “Mereka kita beri kesempatan untuk membela diri dalam forum Majelis Kehormatan Jaksa (MKJ),” ujarmya.

Forum itu dilakukan secara terbuka. Di sana ada yamg menuntut, ada yamgembela dan memutus dengan mengacu kepada bukti-bukti.
“Jadi semua ada mekanismenya sesuai dengan ketentuan perundangam, ” terang Prasetyo, yang juga Mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) ini.

Sejak, Januari hingga Februari 2018 ada sejumlah oknum jaksa nakal yang telah direkomendasikan untuk diberhentikan, namun mereka masih diberi kesempatan membela diri sebelum palu godam Jaksa Agung dijatuhkan.

Namun, hingga kini tidak diketahuo secara persis jumlah oknum jaksa yang dibawa ke MKJ. Tetapi dari informsi, umumnya terkait penanganan perkara.

MENINGKAT

Namun dari statement Prasetyo saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakermas) Kejaksaan, di Pusdiklat Ragunan, Selasa (12/12) terdapat 270 jaksa yang dijatuhkan hukuman berat, sedang dan ringan sepanjang 2017.

Dari junlah tersebut, sebanyak 51 orang jaksa dipecat, 95 dijatuhkan hukumam sedang dan 61 orang dihukum ringan.

Dibanding dengan 2016, maka terdapat peningkatan. Dimana terdapat 37 jaksa dikenakan hukuman ringan, 31 jaksa dihukum sedang dam 25 jaksa dihukum berat. Total 93 orang jaksa. (ahi)