Saturday, 20 July 2019

Dasar Kritikan Amien Rais ke Jokowi Berasal dari Sini

Kamis, 29 Maret 2018 — 21:41 WIB
Amien Rais memberikan keterangan pers kepada wartawan terkait kasus aliran dana dari Yayasan Soetrisno Bachir sebesar Rp600 juta di kediamannya di Gandaria, Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Amien Rais memberikan keterangan pers kepada wartawan terkait kasus aliran dana dari Yayasan Soetrisno Bachir sebesar Rp600 juta di kediamannya di Gandaria, Jakarta, Jumat (2/6/2017).

JAKARTA –Polemik Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang mengkritik poroyek sertifikasi lahan rakyat yang dilakukan pemerintahan Joko Widodo belum berujung. Jajaran PAN mendukung penuh langkah Amien Rais.

Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo menyatakan pernyataan Amien berdasarkan data Badan Pusat Statistik soal Rasio Gini Lahan di Indonesia. Data Amien juga pernah dipaparkan dalam Hasil Riset Oligarki Ekonomi yang diselenggarakan Megawati Institute pada 27 Desember 2017.

“Data Megawati Institute, data dari BPS yang melakukan sensus 10 tahun sekali,” katanya, Kamis (29/3). Dari data yang ada itu, Amien melihat dari data diketahui 1 persen penduduk Indonesia menguasai 74 persen lahan. “Yang disampaikan Pak Amien, itu konsisten dengan data BPS,” kata dia.

Dari pernyataan Amien, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengumbar pernyataan akan mencari dosa dan rekam jejak politisi senior yang mengritik pemerintah secara serampangan. Ancaman Luhut diduga tertuju kepada Amien Rais soal program bagi-bagi sertifikat tanah oleh Presiden Joko Widodo sebagai sebuah pembohongan.

Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais mengatakan mestinya pemerintah menjawab kritik Amien Rais. “Jangan cuma ditarik pada urusan politis atau dipolitisasi atau bahkan menjadi urusan teknis,” kata dia.
Menurut Hanafi kritik Amien harus dianggap sebagai ancaman. Sebab, menurut dia, masih banyak konflik agraria yang membenturkan masyarakat dan perusahaan tertentu.(us).