Saturday, 17 November 2018

Jamaah Katedral Parkir Kendaraan di Masjid Istiqlal

Jumat, 30 Maret 2018 — 11:21 WIB
Lukman, juru parkir di Masjid Istiqlal.(Cw2)

Lukman, juru parkir di Masjid Istiqlal.(Cw2)

JAKARTA – Bukan hal baru jika umat dari Gereja Katedral memarkirkan kendaraannya di area parkir Masjid Istiqlal. Hal ini karena halaman depan Gereja digunakan untuk kegiatan ibadah.

Para umat yang membawa kendaraan parkir diarahkan untuk memarkirkan kendaraannya di Masjid Istiqlal yang berada di seberang Gereja, maupun beberapa tempat lain yang tersedia. Seperti Sekolah Santa Ursula, Kantor Pos dan Bengkel peralatan Angkata Darat yang berada di samping Gereja Katedral.

Ira, salah seorang umat mengatakan ia terbiasa memarkirkan kendaraannya di area parkir Masjid Istiqlal. Ia pun tidak mempermasalahkan di mana kendaraannya ini terpakir.

“Kita sudah biasa markir di sini, kita kan bersaudara. Malah kadang-kadang kalau di sini ada jumatan atau isra miraj, parkirnya boleh di seberang (Gereja Katedral) sama kita. Agama boleh beda tapi kita bersama,” ujar Ira sambil tersenyum ramah, pada Jumat (30/3/2018) di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Perkara memarkirkan kendaraannya di area parkir Masjid atau bukan, kata Ira, ia tidak mengambil pusing. Terlebih menurutnya, pihak dari Masjid Istiqlal sangat welcome.

“Kalau hari minggu kadang juga gereja penuh, markirnya di sini ya ga masalah. Ga masalah buat kita. Mereka juga kita pulang malam welcome sama kita,” terangnya.

Hal senada pun disampaikan oleh Lukman, juru parkir di Masjid Istiqlal. Ia mengaku memang setiap tahunnya umat-umat dari Gereja Katedral rutin memarkirkan kendaraannya di sana. Dan mereka bebas untuk memarkirkan kendaraannya di semua area parkir yang tersedia, tidak dibatasi.

“Mau parkir di mana bebas. Yang penting kalau di sini sudah penuh, ya dia bisa ke atas. Tergantung lahannya aja, sudah penuh apa belum,” jelas pria 28 tahun ini.

Ia pun menambahkan, memang dari pihak Masjid Istiqlal sendiri welcome kepada umat dari Gereja Katedral. Mereka memang saling tolong-menolong, seperti hal nya tempat parkir.

“Pihak dari Masjid Istiqlal juga welcome. Idul fitri saja parkir di situ (Gereja Katedral) karena di sini kan disteril, kan ada Presiden atau Wakil Presiden. Yang parkir di sini cuma tamu undangan saja,” seru Lukman.

Humas dan Spoke Person  Gereja Katedral, Susyana Suwadie, mengatakan hal seperti ini selalu dilakukan setiap tahunnya. Dan diberbagai kesempatan, pihak dari Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral kerap kali berkolaborasi bersama.

Tapi pada upacara Jumat Agung ini, memang berbentrokan dengan ibadah salat jumat yang dilakukan di Masjid Istiqlal. Kemungkinan, di sana akan ramai yang berdatangan sehingga bisa saja area parkir penuh. Untuk mengantisipasi hal ini, pihak Gereja sudah menyiapkan 3 tempat alteratif lain untuk memarkirkan kendaraan bagi umat.

“(Selain Masjid Istiqlal) Ada juga Santa Ursula, Kantor Pos dan Bengkel Peralatan Angkatan Darat. Cuma saat jumatan kemungkinan umat bisa parkir di 3 lokasi lainnya itu,” pungkasnya. (Cw2)