Monday, 24 September 2018

Profesor UI: Bisa Saja Gatot Dipinang Jokowi Kalau Terjadi Kebuntuan

Sabtu, 31 Maret 2018 — 18:56 WIB
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (reuters)

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (reuters)

JAKARTA  – Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bisa saja dipinang Presiden Jokowi untuk mendampinginya di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Pilihan itu terjadi, menurut Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Maswadi Rauf di Jakarta,  Sabtu (31/3), ketika terjadi kebuntuan di antara partai politik (parpol) pendukung Jokowi dalam memilih calon wakil presiden (Cawapres).

Maswadi menjelaskan sekarang ini memang sulit bagi Gatot mendapatkan dukungan yang akan mengusungnya sebagai calon presiden (capres), seperti dari Partai Gerindra,  PKS dan PAN.

“Sebab ketiga parpol tersebut masih ingin Capres dari partai internal mereka sendiri,  seperti PKS yang sudah menyiapkan sembilan nama,  Gerindra masih tetap mencalonkan Prabowo Subianto,”  ucap Maswadi.

Ia menambahkan Gatot memang bisa menjadi saingan berat bagi Jokowi di Pilpres 2019 kalau dia menjadi Capres. “Namun kita bertanya, parpol mana yang akan mengusungnya,” Maswadi menjelaskan.

Sebab itu,  kata Maswadi,  Gatot berpeluang untuk dipinang Jokowi menjadi Cawapres. Karena partai lain di luar partai pendukung Jokowi,  sampai kini belum ada yang siap mengusungnya.

Sebelumnya, PAN berpeluang mencalonkan mantan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden (Capres) di Pilpres 2019.  Hal itu sebagaimana disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Daulay di Jakarta,  Rabu (28/3). (Johara/win)