Monday, 17 December 2018

Pelaku Diduga Pemilik Hutang Kepada Korban

Wanita Ini Kritis Ditusuk Beberapa Kali di Depan Anak Balitanya

Senin, 2 April 2018 — 6:52 WIB
Silviana korban penusukan dirawat di rumah sakit

Silviana korban penusukan dirawat di rumah sakit

LAMPUNG – Nasib sial menimpa seorang wanita bernama Silviana (35) bersama anaknya yang masih balita. Betapa tidak, warga Desa Gunung Terang, Kecamatan kalianda, Lampung Selatan menjadi korban penusukan dan perampasan sepeda motor yang diduga dilakukan oleh orang yang memiliki hutang terhadap korban, Minggu sore (1/4/2018).

Menurut keterangan warga setempat, Yudi (38) , Silviana ditemukan warga dengan kondisi terkapar bersimbah darah dan beberapa luka tusukan senjata tajam di tubuhnya di Jalan Raya Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kalianda.

“Awalnya saya mendengar suara tangisan anak kecil usia sekitar 4 tahun. Lalu saya mencari suara tangisan itu,ternyata di samping anak kecil itu ada seorang wanita dalam kondisi sudah bersimbah darah dan pingsan,”ujarnya.

Menurutnya, anak kecil yang menangis itu adalah anak korban, dan beruntungnya anak tersebut tidak mengalami luka-luka hanya luka memar jatuh dari motor.

Selanjutnya warga setempat melaporkan kejadian itu ke polisi. Petugas datang dan langsung membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar

“Korban mengalami sekitar lima tusukan di bagian punggung hingga mengenai paru-paru, dada, leher sebelah kiri, sayatan di tangan kanan dan kirinya serta luka memar pada bagian wajahnya,”ungkapnya.

Luka yang dialami korban Silviana cukup parah, sekitar pukul 19. 00 WIB. Pihak RSUD Bob Bazar, merujuk korban ke Rumah Sakit Umum Abdul Moelok (RSUAM)

Sementara menurut suami korban, Ekowiyono (40) , sebelum peritiwa itu istrinya diajak janjian bertemu di suatu tempat dengan orang bernama Hakim (45), warga Way Panji, Lampung Selatan yang memiliki hutang dengan istrinya sebesar Rp 13 juta.

“Istri saya pergi mengajak anak saya yang balita, untuk menemui Hakim tersebut di tempat yang sudah dijanjikan. Hakim ini, katanya mau menyelesaikan masalah utang piutangnya dengan istri saya,”ungkapnya saat ditemui di Rumah Sakit Abdul Moelok (RSUAM).

Setibanya di tempat yang dijanjikan tiba-tiba istrinya yang sedang di atas motor langsung didorong hingga terjatuh. Kamudian oleh tiga orang rekannya Hakim, istrinya langsung ditusuk menggunakan senjata tajam pisau hingga terkapar bersimbah darah. Setelah itu, pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Vario warna putih, uang tunai Rp 1 juta yang ada didalam dompet dan satu buah ponsel milik istrinya.

“Kami menduga, pelaku ini memang sudah merencanakan aksinya terhadap istri saya dengan alasan ingin melunasi hutangnya. Istri saya, menang sudah lama kenal dengan Hakim itu,”terangnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Effendi saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan adanya kejadian korban penusakan dan perampasan yang terjadi di Jalan Raya Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kalianda.

“Ya benar, saat ini masih dilakukan penyelidikan kasus tersebut, dan pengejaran terhadap para terduga pelaku tersebut,”jelasnya. (Koesma/b)