Friday, 21 September 2018

Anies Hilangkan Program RPTRA yang Digagas Ahok

Selasa, 3 April 2018 — 17:23 WIB
RPTRA Sungai Bambu

RPTRA Sungai Bambu

JAKARTA – Dalam rencana kerja lima tahun ke depan pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, tidak ada program pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). RPTRA tidak akan dibangun lagi dalam lima tahun kedepan, sebagai gantinya Anies membangun Taman Maju Bersama dan Taman Pintar.

Lalu bagaimana konsep Taman Maju Bersama dan Taman Pintar? Sekilas tidak ada konsep yang berbeda dengan RPTRA besutan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Taman Maju Bersama dan Taman Pintar, dijelaskan Anies ruang publik, dimana warga kota sebagai tempat bermain ramah anak, perpustakaan, berolahraga, dan bersosialisasi.

“Komponen utama dari konsep pembangunan Taman Maju Bersama dan Taman Pintar adalah pelibatan komunitas setempat dalam pemanfaatan dan pengelolaannya sehingga interaksi sosial dapat terjadi,” kata Anies saat membacakan tanggapan atas pandangan fraksi terhadap draf Raperda RPJMD 2017-2022 dalam paripurna di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2018).

Anies menambahkan dengan pembangunan Taman Maju Bersama dan Taman Pintar tidak hanya ditujukan untuk peningkatan Ruang Terbuka Hijau, namun juga memfasilitasi interaksi sosial penduduk setempat secara bottom up alih-alih top-down.

Anies mengatakan peningkatan RTH hanya 1 persen dalam 15 tahun terakhir. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menandaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk melakukan beragam strategi lain, seperti penegakkan insentif dan disinsentif pemanfaatan lahan, pengembalian fungsi jalur hijau di pinggir sungai melalui naturalisasi sungai, pelibatan swasta dan komunitas, dan instrumen strategi lainnya.

“Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus berusaha untuk melakukan pembebasan tanah, baik untuk hutan, makam, maupun taman, terutama di lahan-lahan yang memiliki peruntukan hijau,” ujar Anies. (ikbal/b)