Tuesday, 18 September 2018

Apa Beda RPTRA dengan Taman Maju Bersama?

Selasa, 3 April 2018 — 19:06 WIB
Di RPTRA Rusun Muara Indah, Jakarta, anak-anak bermain dengan gembira

Di RPTRA Rusun Muara Indah, Jakarta, anak-anak bermain dengan gembira

JAKARTA – Kepala Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman DKI Jakarta Djafar Muchlisin menjelaskan konsep Taman Maju Bersama adalah sebagai tempat interaksi sosial antar-warga. Dalam konsep tersebut, kata Djafar, pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan di Taman Maju Bersama.

Taman Maju Bersama merupakan program penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) dari pemerintahan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Taman Maju Bersama akan menggantikan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) besutan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

” Artinya konsepnya semua aktivitas, pemberdayaan masyarakat dihimpun dalam satu taman. Artinya taman nya ini bersama-sama, taman bersama. Konsepnya nanti bagaimana menggerakkan masyarakat kemudian bagaimana menggarap potensi yang ada bersama dalam satu taman beraktivitas,” katanya saat dihubungi, Selasa (3/4/2018).

(Baca: Anies Hilangkan Program RPTRA yang Digagas Ahok)

Djafar mengatakan tahun 2018 Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman DKI menargetkan membangun Taman Maju bersama di 12 lokasi di lima wilayah DKI Jakarta. Total 10 hektare lahan disiapkan dengan luas setiap Taman Maju Bersama berkisar antara 5.000 meter persegi hingga satu hektar.

“Jadi RTH kita kan bentuk taman, taman yang dikelola Dinas Kehutanan. Nanti akan dipadukan konsepnya Taman Maju Bersama dengan taman yang biasa kita lakukan, taman pada umumnya,” jelasnya.

Djafar mengaku tidak mengetahui persis anggaran yang disipakkan untuk pembangunan 12 Taman Maju Bersama pada 2018. Djafar menjelaskan anggaran tersebut diambil dari APBD 2018. Diketahui, dalam APBD 2018, Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman menganggarkan Rp27,3 miliar untuk pembangunan RTH taman.

Djafar menargetkan pembangunan Taman Maju Bersama akan mulai dibangun Mei 2018 mendatang.

“Sekarang kan masih lelang perencanaan, kemudian diperkirakan akhir mei sudah (mulai),” imbuh Djafar.

Saat ditanya perbedaan konsep Taman Maju Bersama dengan RPTRA, Djafar mengakui konsep keduanya mirip. Namun menurut Djafar, Taman Maju Bersama lebih mengakomodir semua jenjang usia warga dibandingkan dengan RPTRA yang disebutnya lebih berorientasi kepada anak-anak.

“Kalau ini bukan hanya sekedar ramah anak di sini jadi untuk semua kalangan. Taman ini baik untuk lansia, remaja dan lain-lain,” pungkas Djafar. (ikbal/b)