Wednesday, 21 November 2018

Giliran Diskotek Exotic yang Diincar Anies

Kamis, 5 April 2018 — 7:41 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(ikbal)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(ikbal)

JAKARTA – Diskotek Exotic di Jalan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, tampaknya akan menyusul nasib Hotel Alexis. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ini sedang mengerahkan jajarannya untuk menelisik penyebab tewasnya pengunjung tempat hiburan malam tersebut, jika terbukti ada pelanggaran narkoba, dipastikan diskotek tersebut tamat riwayatnya.

Gubernur Anies mengatakan sebelum pihaknya menjatuhkan sanksi tegas didahului dengan bukti-bukti akurat.

“Saya tidak mau panjang lebar dulu. Tapi kalau hasil pemeriksaan ditemukan ada pelanggaran narkoba maka kami tidak akan ragu lagi mencabut izin tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) Exotic,” ujar Anies usai menghadiri sidang paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (5/4). “Saya sudah minta kepada Dinas Pariwisata dan SKPD terkait untuk menindaklanjuti pemeriksaan Exotic,” sambungnya.

Menurutnya dia tidak akan buru-buru mengambil keputusan yang terkesan gegabah. “Karena keputusan penting berupa penutupan perusahaan hiburan malam butuh bukti-bukti akurat sehingga pihak pengusaha tidak bisa mungkir lagi,” tandasnya sambil mengingatkan petugas di lapangan agar bertindak seobyektif mungkin. Hasil pemeriksaan harus bisa dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat.

Anies mencontohkan pihaknya saat menutup Hotel dan Griya Pijat Alexis, didasari dari pemeriksaan dan bukti akurat sehingga mereka tidak bisa berkelit. “Makanya untuk menutup Alexis tidak terjadi polemik berkepanjangan karena kami punya bukti kuat,” ujar Anies sambil mengingatkan sejumlah pengelola diskotek bandel yang sedang dalam incarannya agar segera perbaiki diri dengan tidak melakukan pelanggaran.

Menurut Anies pihaknya akan sangat komit menindak tegas tempat hiburan malam yang melakukan pelanggaran berat. “Ada empat pelanggaran berat yang harus dihindari yakni perdagangan manusia, narkoba, prostitusi, dan perjudian. Kami tidak akan bertoleransi terhadap empat jenis pelanggran tersebut. Sebab kalau dibiarkan akan berdampak buruk bagi masyarakat lainnya,” tandas Anies.

Diberitakan sebelumnya, seorang pengunjung Diskotek Exotic bernama Sudirman, 47, tewas di area tempat hiburan yang berlokasi berdekatan dengan RS Husada. Dia tewas pada Minggu dinihari lalu yang diperkirakan akibat over dosis obat terlarang karena dari mulutnya mengeluarkan buih. (joko/b)