Wednesday, 19 September 2018

Sebelum Dibunuh, Purnawirawan TNI-AL Posting Pencurian Rp 3,8 juta di Facebook

Kamis, 5 April 2018 — 23:18 WIB
Korban sedang diperiksa polisi

Korban sedang diperiksa polisi

JAKARTA – Pembunhan terhadap purnawirawan TNI AL, Hunaedi, 83, di rumahnya Komplek TNI AL di Jalan Kayumanis, RT 07/06, Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2018) malam diduga dipicu memosting aksi pencurian pelaku sebelumnya di media sosial Facebook.

Pelaku diduga berjumlah dua orang ini langsung kabur saat istri korban memergoki aksi pembunuhan dan berteriak keluar rumah.

Evi, 53, mengatakan dari penuturan istri Hunaedi, diduga pembunuhan dilakukan karena Junaidi memposting di FB mengenai aksi pencurian yang dialami, Rabu (4/4/2018).

“Jadi sebelumnya ada pencurian Rabu sore di rumah korban. Uang pensiun Rp 3,8 Juta diambil pelaku. Setelah itu, korban mempostingnya di facebook,” kata Evi.

Karena postingan itulah, diduga pelaku marah dan kembali lagi Kamis (5/4/2018) untuk menyerang dan menjedoti berkali-kali kepala Hunaedi. “Jadi korban diduga dia dibunuh oleh pelaku pencurian di rumahnya sebelumnya. Pencuri marah, karena korban memposting aksi pencurian di FB,” kata Evi.

Korban tewas dengan luka tusukan di perutnya. Menurut Tetangga korban, Evi, 53, diketahuinya aksi pelaku setelah istri Junaidi lari keluar rumah sambil berteriak bahwa suaminya diserang usai beribadah solat. “Menurut ibu Junaidi, suaminya dibunuh saat sedang sholat, oleh dua pelaku yang datang,” kata Evi

Evi menambahkan istri Hunaedi diamankan di rumah RT setempat dan warga melapor ke polisi. “Pembunuhnya katanya dua orang, dan langsung kabur,” kata di.

Mobil ambulans tampak sudah datang dan disiapkan petugas di depan rumah untuk mengevakuasi jenasah korban ke Kamar Jenazah RS Fatmawati untuk diotopsi. (Adji/b)