Friday, 21 September 2018

Tawuran di Cengkareng, Tiga Pelajar Luka, Motor Pengojek Dirusak

Jumat, 6 April 2018 — 16:34 WIB
Tersangka tawuran diamankan

Tersangka tawuran diamankan

JAKARTA – Tiga pelajar terluka akibat sabetan senjata tajam setelah terlibat tawuran yang kembali pecah di Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (5/4/2018) malam. Bahkan, satu sepeda motor milik ojek online tidak luput dari sasaran kebrutalan pelajar.

Tawuran itu terjadi , Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Dua pelajar yang berbeda sekolah saling serang dengan beberapa siswa menggunakan senjata tajam.

Setelah adu kekuatan, salah satu kelompok pelajar kalah jumlah sehingga berlari mundur. Namun, dari pihak lawan terus mengejar sembari mengayunkan senjata tajam. Tiga pelajar menjadi korban.

Tidak hanya itu, Tri Gunawan, pengemudi ojek online yang tengah parkir tidak jauh dari lokasi ikut menjadi sasaran. Meski tidak mengalami luka namun motornya rusak setelah diamuk dan di ceburkan ke kali Mookevart.

“Mendapat informasi, Tim Pemburu Preman (TPP) langsung menuju lokasi dan membubarkan tawuran. Beberapa siswa berhasil diamankan,” kata Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri, saat dikonfirmasi, Jumat (6/4/2018).

Tiga pelajar yang menjadi korban mengalami sejumlah luka di tangan, badan dan dada. Mereka saat ini masih di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng.

“Dua masih dirawat satu lagi sudah di perbolehkan pulang,” ucap Khoiri.

Enam orang pelajar SMK 56 di Pluit diamankan oleh Tim Pemburu Preman dengan barang bukti senjata tajam diantaranya celurit, gergaji dan golok. Mereka langsung diserahkan ke Polsek Cengkareng.

Setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi, TPP kembali mengamankan empat pelajar. Saat ini seluruh pelajar masih diperiksa di Mapolsek Cengkareng. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan termasuk guru dan orangtua telah dipanggil. “Total ada sepuluh pelajar, kami masih melakukan pemeriksaan,” tegas Khoiri. (Yendhi/b)