Thursday, 15 November 2018

Atlet Tarung Bebas Menyerahkan Diri ke Polisi

Sabtu, 7 April 2018 — 7:22 WIB
Conor McGregor  (reuters)

Conor McGregor (reuters)

AMERIKA – Atlet tarung bebas, Conor McGregor menyerahkan diri ke kepolisian New York karena diduga melakukan pengerusakan terhadap 1 bus setelah konferensi pers, Jumat (6/4/2018).

Mantan jawara ‘Ultimate Fighting Championship’ 2 kali itu disinyalir merusak bus yang ditumpangi beberapa atlet tarung bebas yang lain, Kamis (5/4/2018).

Humas Kepolisian New York (NYPD) menyatakan bahwa McGregor akan menghadapi pengadilan, Sabtu (7/4/2018) pukul 7 pagi waktu setempat. “McGregor diancam dengan 3 pasal tentang pengerusakan,” ujar Humas NYPD.

Insiden tersebut terjadi di Brooklyn’s Barclays Center ketika UFC melakukan konferensi pers menjelag pertandigan Sabtu besok. McGregor terlibat perselisihan dengan Alex Caceres.

UFC menyatakan McGregor menyerang bus tersebut bersama belasan orang lainnya. Sebuah video menunjukan McGregor melempar sebuah troli dan memukul kaca bus. Akibat penyerangan tersebut, 2 atlet UFC mengalami cedera dan dipastikan absen dalam pertandingan berikutnya.

Atlet kelas ringan, Michael Chiesa mengalami luka sobek di wajahnya, dan Ray Borg mengalami cidera di bagian mata.

“Kami tidak dapat menerima perbuatan tersebut, pelaku akan mendapatkan konsekuensinya,” kata UFC sebagai penyelenggara.

Agustus 2017 lalu, McGregor yang merupakan atlet tarung bebas sempat dikalahkan oleh atlet tinju Floyd McWeather dalam sebuah pertarungan tinju ‘termahal’ karena keduanya merupakan atlet kaya pada bidangnya masing-masing. (BBC/cw5)