Friday, 20 September 2019

Instalasi Terendam Lumpur Ciliwung, Pasokan Air PDAM ke Depok Macet

Minggu, 8 April 2018 — 16:17 WIB
Petugas membersihkan instalasi nstalasi pengolahan air  di  Lengong Mekarjaya yang terendam lumpur  Ciliwung.

Petugas membersihkan instalasi nstalasi pengolahan air di Lengong Mekarjaya yang terendam lumpur Ciliwung.

DEPOK – Puluhan ribu pelanggan air bersih PDAM Tirta Asasta Kota Depok sejak Minggu dini hari (8/4/2018) tak mendapat pasokan air bersih Instalasi Pengolahan Air (IPA) Lengong Mekarjaya terendam lumpur karena luapan air Ciliwung. Mereka tinggal di Sukmajaya, Cilodong, Tapos dan Cimanggis.

“Terpaksa deh pakai air tanah sumur pompa tetangga. Biar antre juga dijalani,” ujar Narto, warga perumahan BKPM, Jl. Bima Raya, Depok II Tengah.

Tidak hanya pakai air tanah saja, ibu dua anak ini juga terpaksa menggunakan air mineral galonan untuk mandi atau cuci muka. “Mengalirnya air PDAM Depok hari minggu, ngak bisa bayangin kalau hari kerja tentunya banyak warga masuk kantor tidak mandi pagi, ” imbuhnya.

Hal serupa disampaikan Yudi. Ia berharap PDAM Depok memiliki peralatan yang lebih baik lagi sehingga saat air Ciliwung meluap atau ada kiriman banjir dari Bogor tidak mengganggu suplai air bersih yang ada di PDAM Depok.

Kasus macetnya alat pendistribusian air bersih dari Ciliwung akibat lumpur ini senelumnya terjadi pada Januari 2018.

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Asasta, mengakui gangguan distribusi air bersih terhadap 50 ribu pelanggan di Cimanggis, Tapos, Sukmajaya dan Cilodong terjadi akibat mesin penyedot air di Ciliwung rusak karena tertutup. lumpur.

“Sedang diperbaiki agar pasokan air kembali nornal,” katanya. (anton/yp)