Friday, 14 December 2018

Pilih, HP atau Nyawa?

Kamis, 12 April 2018 — 7:00 WIB
gajaaaa

NYAWA murah, sekarang ini. Hanya sebab sebuah HP, lalu melayang. Ya, itu buat para penjahat kelas teri yang kadang melakukan kejahatannya dengan brutal.

Hanya memburu HP saja, penjahat bisa nekat, bahkan tanpa belas kasihan menggeber korbannya. Nggak pandang bulu, siapa korban , muda tua, bahkan emak-emak juga digasak!

Ya, begitulah. Kadang dia sendiri, si pelaku nggak mikir bakalan celaka. Bahwa yang dijambret nggak tingal diam. Para penjahat jalanan nggak peduli, apakah dia bakalan celaka, yang di pikirkan adalah bagaimana caranya memperoleh harta jarahan, kemudian dia akan kabur.

Wahai penjahat, jangan dikira korban sekarang ini akan diam-diam saja ya, begitu dijarah? Nggak lah, kalau nggak melawan, paling tidak korban akan berteriak. Maling, jambrek,copet!

Nah, teriakan ini saja sudah mengundang masyarakat untuk berbondong-bondong mengejar penjahat yang dimaksud. Warga yang jengkel sama kalian itu terlalu banyak tahu? Jadi jangan dianggap sudah aman.

Jangan salahkan massa yang marah, dan melakukan pengadilan jalanan. Massa memang sudah begitu jengkel pada penjahat kelas teri atau kelas kecoa. Pokoknya, sebel aja deh!
Bayangkan saja, kalian para penjahat ini nggak manusiawi. Menjambret sampai kadang korbannya meninggal!

O, iya buat masyakarat, bahwa kejahatan itu terjadi karena adanya iming-iming, pamer dari korban itu sendiri. Sekarang ini, banyak banget orang pamer HP di mana saja. Jadi bagi penjahat yang mata gelap, ya gelap aja deh kalau melihat barang orang, lalu berusaha untuk menguasai. Dengan cara apa saja! Diam-diam mencuri, atau terang-terangan merampas! –massoes