Sunday, 22 July 2018

AS, Inggris dan Prancis Bersama Gempur Suriah

Sabtu, 14 April 2018 — 9:26 WIB
Ilustrasi. (reuters)

Ilustrasi. (reuters)

SURIAH – Amerika Serikat (AS) bersama Inggris dan Prancis menggempur wilayah Damaskus, Suriah, Sabtu (14/4/2018). Serangan merupakan tanggapan atas dugaan penggunaan senjata kimia oleh militer Suriah.

“Saya baru saja memerintahkan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat melancarkan serangan ke target-target yang berkaitan dengan kemampuan senjata kimia diktator Suriah, Bashar al-Assad,” ujar Trump, Jumat (13/4/2018) waktu setempat seperti dilansir Reuters.

“Tujuan dari tindakan kami adalah untuk memberikan perlawanan keras terhadap produksi, penyebaran, dan penggunaan senjata kimia,” ucap Trump.

Perdana Menteri Inggris, Theresa May membenarkan hal tersebut. Menurutnya, serangan dilakukan untuk mencegah banyaknya korban tidak bersalah.

“Ini bukan masalah intervensi perang sipil. Ini bukan masalah perubahan rezim. Ini masalah serangan terbatas dan punya target, yang tidak meningkatkan ketegangan di kawasan dan salah satu cara mencegah kematian warga sipil,” kata May.

Hal senada disampaikan Presiden Perancis, Emmanuel Macron. Ia mengatakan jika serangan untuk mencegah penggunaan senjata kimia.

“Kami tidak bisa menoleransi normalisasi penggunaan senjata kimia,” ucap Macron. (embun)