Wednesday, 19 September 2018

AS Tak Akan Tarik Pasukan Sebelum 3 Misi ini Tercapai

Minggu, 15 April 2018 — 23:10 WIB
Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley. (reuters)

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley. (reuters)

JAKARTA –Serangan pasukan Amerika Serikat (AS) di Suriah, tampaknya akan lama. Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nikki Haley sudah menyatakan pasukan negaranya tidak akan ditarik dalam waktu dekat.

AS baru akan menarik pasukannya jika tiga misi AS di Suriah usai. “Kami harus memastikan tak ada lagi penggunaan senjata kimia yang bisa mengancam kepentingan AS,” sebut Haley seperti dikutip dari Reuters, Minggu (15/4).

Nikki Haley juga menyebutkan bahwa negaranya ingin memastikan ISIS sudah kalah dan harus ada suatu pengawasan mengenai apa yang Iran lakukan di wilayah ini. Dia pun memastikan jika ketiga misi tersebut terlaksana maka pemerintah tidak akan ragu menarik pasukan AS dari Suriah.

“Tujuan kami adalah melihat pasukan AS pulang ke rumah, tapi kami tidak pergi sampai misi-misi tersebut berhasil terlaksana,” ucapnya.

Pada Sabtu lalu (14/4), Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis menembak Suriah dengan rudal. Mereka mengklaim serangan tersebut ditargetkan pada pangkalan militer dan fasilitas senjata kimia.

Tidak kurang dari 100 rudal ditembakkan ke sekitar Damaskus dan Homs. Suriah mengklaim berhasil menghancurkan 70 rudal di udara. AS membantahnya, mereka mengatakan sistem pertahanan rudal Suriah keok menghadapi hujan rudal.

Serangan udara Amerika Serikat dan sekutunya, Inggris dan Prancis, ke Suriah menuai berbagai reaksi dari seluruh dunia. Serangan itu tidak bisa dibenarkan, sebagian lainnya memujinya, dan mengatakan serangan perlu agar Suriah tak menggunakan senjata kimia.(us)