Wednesday, 19 September 2018

Ibu Berjualan di Pasar Anak Tiri jadi Sasaran

Minggu, 15 April 2018 — 5:07 WIB
emakiss

KISAH ini demikian klasik, karena saking seringnya. Punya anak tiri usia ABG, Ngasrun, 58, jadi gagal fokus sebagai kepala rumahtangga. Murti, 17, yang baru saja selesai mandi, dipaksa “melayani” mumpung ibu kandungnya jualan di pasar. Entah berapa kali Murti ditelateni, tahu-tahu si ABG itu hamil 4 bulan, dan Ngasrun ditangkap.

Kenapa ya, di era gombalisasi ini ayah tiri jika tidak “makan” anak tiri kok jadi kurang “afdol” rasanya. Di mana-mana kisah seperti itu selalu terjadi. Maka ini lampu merah bagi para janda yang punya anak bawaan gadis usia ABG, cari calon suami harus selektif. Tak cukup santun dan seiman, tapi harus diteliti juga budi pekerti dan karakternya. Benar-benar bapak sambungan yang baik, atau sekedar lelaki pemanja hawa nafsu.

Ny. Kadariah, 45, warga Gondang, Kabupaten Mojokerto, rupanya tertipu oleh penampilan Ngasrun. Sekitar 3 tahun lalu ketika dia mendekati dirinya, penampilannya sungguh meyakinkan. Dia punya sejumlah program bagus untuk membentuk keluarga sakinah. “Ini bentuk keberpihakan pada rumahtangga,” kata Ngasrun waktu itu.

Janda yang sudah satu dekade “puasa” lelaki, hanya satu putaran langsung terpikat pada Ngasrun. Maka ketika diajak menikah tanpa pikir panjang Kadariah spontan mau. Dia hanya melihat, Ngasrun cukup akrab dengan putri tunggalnya itu. Itu berarti kehadiran Ngasrun bisa diterima pasar, wong faktanya rupiah juga langsung menguat di daerah Mojokerto sana.

Ketika Ngasrun menikahi janda Kadariah, anak bawaannya yang bernama Murti masih usia 13 tahun, jadi masih bocoh sekali, belum enak dipandang. Tapi tiga tahun kemudian, ceilah……dalam usia ABG Murti sungguh menawarkan sejuta pesona. Bodinya seksi, sekel nan cemekel, wajahnya juga cukup cantik. Pokoknya, lelaki normal pasti langsung berubah ukuran celananya manakala ketemu Murti.

Sebagai ayah tiri, mustinya Ngasrun tak ikut-ikutan mengubah ukuran celananya. Tapi ternyata dia sama saja. Setiap ketemu Murti belakangan justru lalu membayangkan yang ngeres-ngeres. Bagaimana caranya bisa menikmati buah kuldi yang lezat tiada tara itu, pasti seger sumyah dan banyak nutrisinya.

Setan-setan dari berbagai DPC lalu mendekati dan mendukung Ngasrun untuk bisa menguasai Murti. Ketimbang gadis ABG itu jatuh ke pelukan lelaki lain, mending bisa dimanfaatkan ayah tiri atau kalangan intern sendiri. Begitu banyaknya dukungan dari kalangan setan, Ngasrun jadi makin bersemangat. “Satu putaran pasti masuk itu barang,” kata Ngasrun meyakinkan.

Demikianlah, demi memperlacar “program”-nya, Ngasrun bikin hastag dalam hati #2018 Ganti Kekasih. Sejak itu pula dia mulai punya perhatian lebih pada anak tirinya yang sudah duduk di kelas II SMA itu. Sampilah pada suatu hari, pas istrinya jualan di pasar kok Ngasrun mendengar suara Murti mandi gebyar-gebyur. Langsung dia membayangkan yang ngeres-ngeres.

Nah, ketika Murti keluar dari kamar mandi hanya berkain handuk, nafsunya tak terbendung lagi. Mencium bau wangi sabun yang dipakai oleh 9 dari 10 bintang sinetron itu, gairah Ngasrun tambah memuncak. Murti langsung didekap, tapi berontak. “Kalau kamu tak melayani, tak bunuh kamu!” ancam Ngasrun niru pelawak Kadir, sambil menunjukkan pisau dapur di tangan.

Terpaksa Murti pasrah digarap ayah tirinya. Ee, lain hari nambah lagi, ketika istrinya sedang jualan di pasar. Begitulah, asal situasinya sangat kondusif Ngasrun selalu minta dipuaskan gairahnya. Tahu-tahu Murti kemudian hamil 4 bulan. Tentu saja ibunya terkaget-kaget. Tapi begitu putrinya mengaku bla bla bla….., Ngasrun pun dilaporkan ke polisi dan ditangkap.

Setan yang terlibat permufakatan jahat kenapa nggak diusut? (BJ/Gunarso TS)