Monday, 25 June 2018

Abu Bakar Ba’asyir Minta Penahannya Disamakan dengan Ahok

Senin, 16 April 2018 — 18:48 WIB
Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir. (rihadin)

Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir. (rihadin)

JAKARTA – Tim penasehat hukum Achmad Michdan mengaku permintaan tahanan rumah sudah sejak lama diajukan oleh Abu Bakar Ba’asyir. Lewat penasehat hukumnya, mereka meminta agar bisa menjalankan pidana di dekat keluarganya. Michdan pun menyamakan dengan kasus Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Mantan Gubernur DKI Jakarta.

“Kasusnya Basuki Tjahaja Purnama dia kan sudah inkrah tapi harusnya difasilitasi. Kami menjelaskan bahwa posisinya dia kan di LP, dia tidak di LP tapi di Makobrimob,” ujar Michdan pada Senin (16/4/2018) di RSCM Kencana, Jalan Dipenogoro, Jakarta Pusat.

Sebelumnya memang sudah ada rencana dari Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu agar status Ba’asyir menjadi tahanan rumah, namun hanya dalam bentuk lisan saja.

Menurutnya, kemungkinan adanya komunikasi yang dibangun antara ulama dan staf kepresidenan untuk memberikan kebijakan tersebut. “Dalam kaitan itu tidak inisiatif dari kami tim penasihat hukum tapi inisiatif muncul dari stafnya kepresidenan mengutus anggota dari Menham yang kemudian (menanyakan) mau keluarga apa begitu. Yang artinya bisa menjalani pidananya bisa di rumah. Dalam kaitan itu kami mensupport.”

Selain hal tersebut, Michdan juga berharap agar Ba’asyir tidak diisolasi. Hal ini lantaran, ketika selesai persidangan Pengajuan Kembali (PK) beberapa tahun lalu, menurut Michdan, Ba’asyir sempat diisolasi. Ia juga meminta agar kesehatan mantan ketua Majelis Mujahid Indonesia (MMI) ini terus diperhatikan.

“Pada waktu itu beliau dipindahkan ke gunung Sindur ya mungkin alasannya supaya bisa dekat dengan rumah sakit yang fasilitasnya luas,” terang Michdan.

Diketahui siang tadi, Abu Bakar Ba’asyir kembali melakukan kontrol kesehatan di RSCM Kencana, Jakarta Pusat. Michdan menjelaskan perkembangan kesehatan Ba’asyir berangsaur membaik meski bekas pembengkakan di kaki kanannya meninggalkan bekas hitam. Rencananya, Ba’asyir akan kembali melakukan kontrol kesehatan pada 28 Mei mendatang. (cw2/b)