Saturday, 18 August 2018

Anak Punk Ditusuk Pakai Tanduk Rusa Dipukul Pakai Konblok

Senin, 16 April 2018 — 17:17 WIB
Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Alin Kuncoro didampingi Kanit Reskrim  saat menunjukkan barang bukti.(lina)

Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Alin Kuncoro didampingi Kanit Reskrim saat menunjukkan barang bukti.(lina)

BEKASI – Kesal karena diejek, anak punk habisi rekannya sendiri. Namun polisi akhirnya meringkis tiga tersangka yakni AR,23, JJ,16 MAP,14, dan AFB,14. Seorang lagi berinisial dan D masih diburu.

“Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangkan, korban dikeroyok oleh rekannya sendiri,” kata Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Alin Kuncoro Senin (16/4/2018).

Warga menemukan W tak bernyawa dengan luka tusuk di kepala belakang,pinggang dan wajah lebam di samping toko DB Busana Jalan Cikarang Cibarusah Kampung Cijambe Desa Sukadami Cikarang Selatan Jumat (6/4/2018).

Polsek Cikarang lalu mengusut kasus itu dan meringkus tersangka AJ di Cariu Bogor. AJ mengaku memukul korban dengan konblok di pundak belakang kanan korban. Dari pengakuan AJ lalu polisi meringkus AR,MAP dan AFB di Sumedang.

“Motifnya, pada saat itu JJ mendengar bahwa AR diejek oleh korban W. Saat pulang JJ ,AR MAB datang ke TKP. AR melempar batu bata merah dan menggunakan tanduk rusa menusuk korban di bagian kepala belakang. Tanduk tersebut diberikan kepada MAP. Oleh MAP tanduk rusak itu digunakan untuk menusu pinggang korban,”jelas kapolsek.

Sementara itu AR menendangi dan JJ memukul korban dengan konblok mengenai kepala bagian belakang.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Iptu Jefry mengatakan pengeroyokan tersebut pada Kamis (5/4/2018) pukul 17.00. “Setelah dikeroyok. Korban masih sempat sadarkan diri dengan menyender di rolling door toko yang kosong tersebut. Setelah dikeroyok pelaku kembali mengamen seperti biasa. Dan pelaku dan korban sempat tidur diareal tersebut. Pelaku tidur di garasi toko,”kata Jefry.

Ketika Jumat pagi pelaku kembali ke ruko melihat korban sudah tidak bernyawa lalu jasadnya digeser ke samping toko dan menutupinya pakai kardus lalu mereka pergi. Korban ditemukan warga sekitar pukul 08.30 WIB.

Menurut keterang AR pelaku mengejeknya dengan memfitnahnya. “Korban bilang saya mau habisi JJ. Dia kalau mabok resek. Fitnah sana sini. Dia bilang saya kayak jagoan padahal saya juga baru gabung,”kata AR.

AR diantara kumpulan anak punk paling tua. Namun AR mengaku baru bergabung. Ketika pengeroyokan tersebut pelaku dan korban mengkonsumsi tramadol.

Barang bukti yang diamakan yaitu tanduk rusa dengan tali sepatu, satu batu bata, satu batu konblok, satu singklet warna merah,sepasang sepatu vans.

Pelaku dikenai pasal 170 ayat (1),(2) dan (3) KUHP Sub pasal 351 ayat (1) dan (3) KUH Pidana.(lina/b)