Monday, 23 July 2018

Bangunan Bekas Sarang Walet Roboh, Enam Pelajar Tewas Saat Main Gamelan

Senin, 16 April 2018 — 16:10 WIB
Bangunan Bekas Sarang Walet Roboh

CIREBON – Tujuh orang tewas sementara beberapa lainnya mengalami luka setelah tembok bangunan sarang burung walet setinggi 12 meter roboh dan menimpah sanggar seni yang berada di sampingnya.

Semua korban yang tewas merupakan siswa SMPN Gegesik yang tengah latihan gamelan, Senin (16/4/2018). Ketujuh korban yang tewas atas nama Andra (13 tahun), Arid (13 tahun), Fada (13 tahun), Fardi (14 tahun), Adzikri (14 tahun), Suparti (13 tahun) semuanya siswa yang tengah latihan gamelan, dan seorang lainnya Suherman (48 tahun) selaku pemilik sanggar.

“Beberapa lainnya langsung dilarikan ke rumah sakit,” Kata Kapolres Cirebon Kabupaten AKBP Risto Samodra.

Kapolres menjelaskan, musibah tersebut terjadi pada pukul 10.30 wib, berawal saat sejumlah anak tengah latihan menabuh gamelan di sangar tradisiomal milik korban Suherman di Desa Gegesik wetan Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon.

Tiba-tiba tembok tinggi bangunan sarang walet yang berada persia disamping sangar itu roboh dan menimpah sejumlah anak yang berada di dalam sanggar. Takayal, runtuhan tembok itu menghantam tubuh parah korban. Kerasnya hantaman itu mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian.

“Proses evakuasi langsung dilakukan sejumlah warga yang berada tak jauh dari lokasi kejadian runtuhan bangunan,” tegasnya.(darman/win)