Saturday, 20 October 2018

Dianggap Cemarkan Nama PKPI, Komisioner KPU Dilaporkan

Senin, 16 April 2018 — 16:54 WIB
Perwakilan PKPI selaku pelapor, Reinhard Halomoan menunjukkan surat laporan pengaduan (LP) dari SPKT Polda Metro Jaya. (ilham)

Perwakilan PKPI selaku pelapor, Reinhard Halomoan menunjukkan surat laporan pengaduan (LP) dari SPKT Polda Metro Jaya. (ilham)

JAKARTA  – Utusan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) melaporkan Komisioner KPU Hasyim Asyari atas dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Senin (16/4).

Hasyim Asyari disebutkan, pada Jumat (13/4) mengatakan kepada awak media akan melakukan peninjauan kembali atas kemenangan PKPI yang bersengketa dengan KPU. PKPI sendiri sudah dinyatakan lolos oleh PTUN mengikuti pemilu 2019 dengan nomor peserta 20.

“PKPI diberikan SK dan nomor urut, namun seusai acara yang bersangkutan memberikan pernyataan kepada media isinya adalah KPU mempertimbangkan untuk upaya peninjauan kembali (PK) dengan novum yang akan didapatkan. Ini pendapat pribadi dari Pak Hasyim Asy’ari,” kata perwakilan PKPI selaku pelapor, Reinhard Halomoan.

Atas ucapan itu, lanjutnya, berdampak pada kredibilitas PKPI di mata kader dan juga masyarakat. Karena itu dalam laporannya, Reinhard membawa beberapa barang bukti yang dapat menjerat Hasyim Asy’ari.

“Kita melampirkan putusan PTUN. Undang-undang Pemilu, peraturan MA, yang keduanya menyatakan putusan PTUN bersifat final dan tidak bisa upaya banding kasasi maupun PK dan secara dari berbagai media. Ada pasal 27 ayat 3 310 dan 311 KUHP,” pungkasnya. (ilham/win)