Wednesday, 19 September 2018

DPRD DKI Akan Bentuk Pansus LRT

Senin, 16 April 2018 — 11:46 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik.

JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik mengungkapkan badan legislatif akan menggulirkan panitia khusus (pansus) proyek light rail transit (LRT) Jakarta. Taufik mengatakan usulan pansus didasarkan pada anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terlalu besar.

“Ada rencana DPRD, beberapa kawan untuk mengusulkan adanya pansus LRT. kenapa, karena kan mau dibangun fase kedua. kami melihat bahwa di fase pertama rasanya telalu mahal dibanding dengan LRT yang lain,” katanya di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (16/4/2018).

Politisi Partai Gerindra itu menilai LRT rute Kelapa Gading – Velodrome sejauh 5,8 kilometer (km) yang bernila sekitar Rp5 triliun itu terlalu mahal dibandingkan dengan LRT Jabodetabek.

Menurutnya dengan pembentukan pansus maka anggaran yang akan digunakan untuk LRT fase dua akan lebih efisien. LRT fase II memiliki rute Velodrome – Dukuh Atas.

“Karena kita juga bandingannya, LRT yang di atas, Cibubur, sama juga di bawah harganya sangat jauh. Ini kan satu koma (miliar) lebih ini, setiap satu kilometer, di tempat luar kota itu yang di atas cuman 600 (juta) an. Jadi saya kira perlu lah ada diskusi panjang,” ujar Taufik.

Taufik berharap agar pembentukan pansus LRT oleh DPRD tidak dipandang negatif. Taufik menegaskan pansus akan memberikan masukan-masukan kepada Pemprov DKI dalam membangun infrastruktur transportasi.

“Saya kira pansus itu jangan dianggap kemudian momok. Itu (pansus) bisa aja untuk memberikan panduan kepada pemda bahwa pada pembangunan fase kedua mesti begini, mesti begini begitu loh,” pungkas Taufik.

(ikbal/sir)