Wednesday, 25 April 2018

Gerindra: Prabowo Minta 7 Menteri itu Hoax

Senin, 16 April 2018 — 22:57 WIB
Wakil Ketua DPR Fadli Zon (timyadi)

Wakil Ketua DPR Fadli Zon (timyadi)

JAKARTA -Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membantah informasi yang disampaikan wartawan asing yang bertugas di Indonesia John McBeth dan dimuat Asia Times. Pernyataan yang dibantah terkait permintaan 7 kursi menteri sebagai prasyarat Prabowo mau jadi wakilnya Joko Widodo di Pilpres 2019

Menurut Fadli, kalaupun terjadi pertemuan antara Prabowo dengan Luhut Pandjaitan hanyalah pertemuan biasa yang membicarakan persoalan kelapa sawit. “Karena kelapa sawit kita dipersulit di Eropa. Pak Prabowo, kan, punya kawan-kawan yang mempunyai lobi baik di Eropa,” ujar Fadli Zon saat ditemui di Gedung DPR, Senin (16/4).

Fadli Zon tidak membantah jika ada pembicaraan Prabowo dengan Luhut terkait Pilpres 2019. Akan tetapi, Fadli membantah bahwa Prabowo memberikan persyaratan tertentu jika menjadi cawapres Jokowi.

“Pak Prabowo menyatakan maju kepada Pak Luhut. Jadi tidak ada pembicaraan tentang itu (persyaratan jadi cawapres), tentu saja tidak ada,” ujar Fadli.

Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan hal sama. Menurutnya, kabar yang menyebutkan Prabowo mengajukan persyaratan jika menjadi cawapres Jokowi sebagai berita bohong. “Itu hoax, berita bohong. Karena pertemuan yang berlangsung juga biasa saja untuk bersilaturahmi,” kata Andre.(us)