Tuesday, 25 September 2018

Hari Pertama Ujicoba Ganjil-Genap di Tol Cibubur Belum Ada Penindakan

Senin, 16 April 2018 — 8:31 WIB
Keadaan lalu lintas sebelum pintu masuk Tol Jagorawi.(cw1)

Keadaan lalu lintas sebelum pintu masuk Tol Jagorawi.(cw1)

JAKARTA – Pelaksanaan uji coba Ganjil-Genap di Tol Jagorawi gerbang Tol Cibubur 2 pada hari pertama masih banyak pengemudi yang masih mencoba masuk gerbang tol tersebut.

Kepala Bagian Operasional Korps Lalu Lintas Polri, Kombes Pol Benyamin mengatakan bahwa masyarakat sebenarnya sudah sadar dan mengerti mengenai adanya uji coba ganjil-genap di Tol Cibubur, banyak juga yang dialihkan dan menerima.

“Hari pertama otomatis banyak masyarakat mencoba (masuk). Nanti sampai agak siangan ini seperti jam 8 atau 9 antrian mengalir. Mudah mudahan besok lusa menurun,” Kata Benyamin saat ditemui di jalan menuju Gerbang Tol Cibubur 2, Senin (16/4/2018).

Benyamin juga menambahkan bahwa pengendara yang tidak bisa melintas ke tol Jagorawi akan dialihkan ke jalur arteri atau pun ke pintu tol lain. Ia juga menambahkan bahwa dari pengendara yang akan masuk tol Cibubur ini belum terlihat cara mereka untuk mengakali kebijakan tersebut.

(BacaPolisi Bagikan Selembaran Pemberitahuan Ganjil Genap di Tol Tangerang)

 

“Saat ini kan masih baru di sini (Tol Cibubur), masih belum nemu pola. Orang yang di (lajur) cikampek (Bekasi) sudah ada pola jadi biasa. Ga sampai satu minggu lancar kayanya,” tambahnya.

Kabag Ops Korlantas Polri ini juga menjelaskan bahwa personilnya yang turun hari ini ada sekitar 10 orang dibantu dengan anggota TNI dan Polisi setempat. Sedangkan untuk sanksi, ia mengatakan bahwa hal tersebut belum akan diberikan.

(BacaPolisi Alihkan Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap ke Arah Karawaci)

“Belum ada (sanksi). Semoga sama kaya Cikampek, kalau ga ngerti (Ganjil-Genap) kita beri pengertian,” terangnya.

Benyamin pun mengharapkan kepadatan di tol Jagorawi nantinya bisa turun sekian persen dari efek kebijakan ganjil-genap yang berlaku mulai hari ini. “Target sekarang (semoga) bisa 30-40 % penurunan lalu lintas di dalam tol (Jagorawi).” tandasnya.

(cw1/sir)