Sunday, 22 April 2018

Model Penangananan Kasus Kehutanan, Jampidum: Juknisnya Tengah Dibahas

Senin, 16 April 2018 — 19:42 WIB
Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Noor Rachmad (ist)

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Noor Rachmad (ist)

JAKARTA  – Kejaksaan Agung tengah menyelesaikan Petunjuk Teknis (Juknis)  penyelesaian kasus kejahatan kehutanan (illegal logging).

Diharapkan,  sebelum seminar Persatuan Jaksa Indonesia (PJI), di Palembamg,  16 Mei dan dibagikan kepada peserta seminar untuk dibahas bersama. Lalu,  dijadikan Model Penanganan kasus Kejahatan Kehutanan (Illegal Logging).

“Tengah kita bahas dan rumuskan. Saya berharap sebelum seminar PJI,  16 Mei sudah selesai dan didistribusikan ke peserta untuk dibahas, ” kata Jaksa Agung Pidana Umum (Jampidum)  Noor Rachmad saat ditemui,  di Kejagung, Senin (16’4).

Setelah itu,  menurut Noor naskah tersebut akan diformalkan guna dijadikan model penanganan kasus kejahatan kehutanan (illegal logging).

Pembuatan Juknis penanganan kasus kejahatan kehutanan menyusul keberhasilan Kejaksaan Tinggi (Kejati)  Sumsel pidanakan korporasi kehutanan, yakni PD Industri Pengerajin Kayu Ratu Cantik.

Dalam putusannya,  Pengadilan Negeri (PN)  Palembang menghukum PD Industri untuk membayar denda sebesar Rp5 miliar. Selain, memvonis pemiliknya bernama Ropik selama 2,5 tahun, Kamis (29/3)

Seperti disampaikan Asisten Pidana Umum (Aspidum)  Kejati Sumsel Reda Manthovani kepada Pos Kota,  di Kejagung,  Selasa (3/4) pihaknya kini tengah menangani enam korporasi serupa dalam kasus kejahatan kehutanan.  (ahi/win)

Terbaru

Pemain Manchester City merayakan gol  yang dicetak Kevin de Bruyne ke gawang Swansea City. (reuters)
Senin, 23/04/2018 — 0:37 WIB
Manchester City Cukur Swansea 5-0
Ilustrasi
Senin, 23/04/2018 — 0:18 WIB
Jamaah Haji Bekasi Juga Diminta Sehat Jasmani
Olivier Giroud melepas tendangan dalam laga Chelsea melawan Southampton  di babak semi final Piala FA. (reuters)
Minggu, 22/04/2018 — 23:06 WIB
Piala FA
Tekut Southampton, Chelsea Tantang MU