Thursday, 15 November 2018

Razia Miras Terus Digalakkan Penjual Diancam 15 Tahun Penjara

Senin, 16 April 2018 — 20:02 WIB
Barang bukti Miras sitaan (cw1)

Barang bukti Miras sitaan (cw1)

BEKASI – Minuman keras oplosan masih beredar di Kota Bekasi. Kali ini Polres Metro Bekasi Kota dan jajaran polsek terus melakukan operasi sejak delapan orang tewas akibat menenggak minuman memabokkan itu.

Pihak Polres Metro Kota Bekasi bersama Pjs. Walikota Bekasi, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kota Bekasi Senin sore tadi melakukan rapat koordinasi mengenai pemberantasan minuman keras di Kota Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto menjelaskan bahwa sejak Minggu malam, jajarannya merasia berbagai tempat yang menjual minuman keras.

” Polres menyita 101 botol miras dengan berbagai merk dengan 40 bungkus plastik miras oplosan. Untuk jajaran polsek menyita 142 botol miras berbagai merk dan satu bungkus plastik miras oplosan,” Kata Indarto, Senin (16/4/2018).

Kapolres Metro Bekasi Kota ini juga menegaskan bahwa pihaknya akan semakin menggencarkan operasi miras.

miras

Kapolres Metro Bekasi Kota foto bersama Pj. Walikota Bekasi, Kajari Kota Bekasi, Wakil Ketua PN Kota Bekasi, dan Dandim 0507 Kota Bekasi menunjukkan barang bukti miras hasil sitaan.

“Karena tadi Pak Pj. Walikota, Pak Kajari, Pak Wakil Ketua PN, sepakat dengan kami bahwa miras harus zero di Bekasi Kota. Target kami zero, sebelum puasa harus sudah benar-benar tidak ada minuman keras baik yang oplosan maupun yang kemasan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan dari hasil operasi satu penjual miras inisial H diamankan di Teluk Buyung, Bekasi Utara. Sedangkan untuk pembuat miras oplosan yang menyebabkan kematian masih terus dikejar. “Mereka masih di luar kota. Untuk korban yang meninggal saat ini masih delapan. Mudah-mudahan tidak nambah,” tambahnya.

miras

Indarto menuturkan bahwa ada enam kecamatan yang menjadi target razia miras “Titik pertama di Kelurahan Teluk Buyung, Bekasi Utara, ini yang oplosan nih. Titik kedua di Jatiasih, ketiga di Medan Satria, keempat di Pondok Gede, kelima di Jatiasih, keenam di Bantar Gebang ada dua di Kelurahan Mustikajaya,” tuturnya.

“Semua titik akan kami sisir, mau home industrinya, yang distribusikannya, itu akan kami sisir. Kebanyakan 95% itu mereka menyamarkan sebagai penjual jamu. Makanya kata pak wali nanti akan kami sisir semuanya.” sambungnya.

h

Satu orang penjual miras berinisial H yang diamankan di Teluk Buyung, Bekasi Utara, dan akan dikenakan Pasal 204 ayat (1) KUHP dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara.(cw1/b)