Thursday, 16 August 2018

Rumah Mewah di Cibubur Tempat Pengusaha Berjudi Digerebek

Senin, 16 April 2018 — 20:09 WIB
Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro bersama Kasubag Humas AKP Sutrisno memajang barang bukti uang serta alat judi dadu serta pelaku penjudi. (Angga)

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro bersama Kasubag Humas AKP Sutrisno memajang barang bukti uang serta alat judi dadu serta pelaku penjudi. (Angga)

DEPOK – Anggota buser Polresta Depok menggrebek lokasi perjudian dengan keuntungan ratusan juta rupiah di rumah mewah di kawasan Raffles Bills, Harjamukti, Depok, Senin (16/4) petang. Enam pria diamankan beserta barang bukti alat permainan judi dan uang seratus juta rupiah lebih.

Menurut Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto perjudian jenis judi dadu bergambar atau disebut Liung Fu ini digrebek dipimpin Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro dan Kanit Buser Polresta Depok Iptu Suparno berdasarkan informasi masyarakat.

“Kita ketahui ada perjudian ini dari laporan masyarakat melalui hallo polisi. Langsung anggota menelusuri dan benar kita berhasil mengamankan enam orang pelaku sedang berada di dalam rumah main judi,”ujarnya kepada Pos Kota.

Mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya menambahkan keenam pelaku yang diamankan BF,37, LBH,50, LTJ,58, ST,58, WY,47, SM,64. Rata – rata para pelaku mengaku baru pertama kali bermain judi, berdalih baru merayakan perpindahan rumah salah satu rekan mereka.

judi-liung-fu

“Permainan judi ini seperti bermain jenis judi dadu bergambar disebut Liung Fu. Para pelaku kita bekuk di lokasi rumah kawasan elit di daerah Cimanggis,”tambahnya.

Background rata-rata pelaku yang diamankan ini, lanjut Kombes Didik berprofesi sebagai pengusaha.

“Adapun barang bukti yang diamankan adalah seperangkat alat permainan judi jenis Liung Fu dan uang senilai Rp 101.000.000, ( seratus satu juta rupiah). Mereka ini hari-harinya wira swasta ya bisa dibilang sebagian besar adaah pengusaha,” ungkapnya.

Atas perbuatannya itu, ke-enam pelaku bakal terancam dengan jeratan pasal 303 tentang perjudian yang ancamannya diatas 5 tahun penjara. Kasusnya kini dalam pengembangan Polresta Depok. (Angga/b)