Wednesday, 25 April 2018

TEKAD POS KOTA

Senin, 16 April 2018 — 6:06 WIB

MINGGU, 15 April 2018, POS KOTA genap berusia 48 tahun. Koran yang memposisikan diri sebagai bahan bacaan dan penyambung aspirasi Wong Cilik ini, tetap eksis di tengah fenomena senja kala media massa cetak.

Setiap pagi koran ini hadir di hadapan khalayak. Sajiannya mulai dari problem got mampet di depan rumah hingga kerusakan lingkungan hidup tingkat dunia.

Tiada hari tanpa berita kriminal. Kejahatan jalanan, kekerasan dalam rumah tangga dan berbagai bentuk kebiadaban di sekeliling kita, dilaporkan menggunakan teknik bertutur. Tujuan utama agar dapat meningkatkan kewaspadaan, mencegah, menangkal, sekaligus menghendaki hukum tegak tanpa pandang bulu.

Dinamika demokrasi pada lingkup RT/RW hingga nasional, bahkan tingkat dunia juga mendapat sorotan khusus. Turut mengawal hak- hak sipil serta mencerdaskan kehidupan bangsa yang jadi keutamaan NKRI sesuai dengan amanat UUD 1945.

Cerminan karakter universalitasnya, mempertahankan keragaman isi termasuk seputar olahraga, hiburan, kesehatan, outomotif, properti, teknologi dan lainya. Banyak orang bilang, dari persoalan haram jadah hingga sajadah ada di POS KOTA!

Konsistensi perwujudan atas keyakinan bahwa masih ada kehidupan setelah kematian, koran ini bertahun-tahun menyampaikan info jadwal salat serta pesan-pesan relegius lainnya. Semoga kita selamat dunia-akherat.

Ada awal tentu ada akhir. Upaya agar pengakhiran kodratiah itu tidak dalam tempo relatif singkat, maka POS KOTA menyesuaikan tuntutan zaman.

Peningkatan mutu konten bersamaan konvergensi sajian cetak dengan media kekinian, menjadi keharusan. Model penggabungan tersebut untuk memudahkan khalayak mengaksesnya melaui media digital yaitu poskotanews.com. Keterbatasan ruang dan waktu dapat diminimalisir.

Tiada gading tak retak. Tiada pula sesuatu ada tanpa ada yang mengadakan. Spirit inilah yang menguatkan tekad POS KOTA agar dapat melayani khalayak untuk seribu tahun lagi. Amin.*