Sunday, 16 December 2018

Tempati Shelter, Warga Kampung Akuarium Memulai Hidup Baru

Senin, 16 April 2018 — 0:36 WIB
Warga Kampung Akuarium, Jakarta Utara, memulai hidup baru di shelter . (deny)

Warga Kampung Akuarium, Jakarta Utara, memulai hidup baru di shelter . (deny)

JAKARTA – Dua tahun sudah warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, tinggal di tenda-tenda pengungsian. Namun, mereka kini telah memiliki kehidupan baru dengan pindah ke shelter atau tempat penapungan sementara dengan kondisi lebih baik, Minggu (15/4/2018).

Dendi (45), warga Kampung Akuarium, mengatakan shelter yang ditempati kini jauh lebih baik dan manusiawi dibanding dengan tempat tinggal sebelumnya. “”Saya bilang dengan ada shelter ini cukup membantulah. Meskipun, ya, masih jauh dari rumah kami yang dulu,” katanya.

Kini, pria dengan anak 3 tersebut dan warga lainnya tengah menunggu realisasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membangun kembali kampung yang telah rata dengan tanah itu. Bagi mereka, shelter hanyalah persinggahan sementara.

Kalimat serupa juga diungkapkan Dessy, warga lainnya. Ia bersyukur, Pemprov DKI dibawah kepemimpinan Gubernur Anies – Sandi telah berpihak kepada warga kecil sepertinya dengan membangun kembali tempat tinggalnya yang sebelumnya pernah digusur.

Sementara itu, Direktur Rujak Center Urbanstadis, Elisa Sutanujaya, menuturkan sudah ada beberapa warga juga telah mendapatkan haknya seperti, mendapat pelayanan KTP dan hunian yang bisa membuat RT. “Kita juga berharap agar warga mendapat hunian tetap,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, penggusuran warga Kampung Akuarium dimulai pada akhir Desember 2016. Saat itu, Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beralasan tanah yang ditempati warga akan diperbaiki sebagai kawasan wisata bahari. (deny)