Thursday, 20 September 2018

Dahsyatnya Mahakarya Borobudur 2018

Kamis, 19 April 2018 — 23:03 WIB
borubudur

MAGELANG – Kedahsyatan Mahakarya Borobudur 2018 siap menyapa. Even ini digelar 18-22 April. Ada banyak kegiatan berkualitas yang bisa dikunjungi. Mulai dari pameran batik hingga pagelaran seni budaya. Semua melebur bersama eksotisme dan kemegahan Candi Borobudur. Even ini digelar di Taman Wisata Candi Borobudur, Jawa Tengah.

Nama besar Candi Borobudur sepertinya tidak perlu diragukan. Sebab, Borobudur merupakan warisan dunia. Oleh Kementerian Pariwisata, kawasan Candi Borobudur ini masuk dalam 10 Destinasi Prioritas.

Menurut Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti, Mahakarya Borobudur 2018 sangat kental dengan budaya.

“Mahakarya Borobudur 2018 diselenggarakan bersamaan dengan World Heritage Day, 18 April. Borobudur juga telah dinyatakan sebagai world heritage oleh Unesco,” tutur Esthy.

Mahakarya Borobudur 2018 mengangkat tema Indonesia Berkain. Tema ini dipilih karena kain Batik yang juga merupakan warisan budaya tak benda.

Dalam perhelatan Mahakarya Borobudur 2018, juga dilakukan launching Kartu Kredit BRI ‘Wonderful Indonesia’. Kegiatan ini akan dilakukan di Hotel Manohara, Yogyakarta.

“Borobudur merupakan satu dari 10 destinasi prioritas. Untuk itu branding dilakukan. Borobudur dijadikan salah satu destinasi yang tercetak di Kartu Kredit BRI WI,” jelas Esthy, Ketua Pelaksana Calendar Of Event 2018 Kemenpar.

Borobudur memang menjadi salah satu destinasi utama di Indonesia. Selain atraksinya yang menarik, amenitas dan aksesibilitas Borobudur juga luar biasa. Amenitas kawasan Borobudur juga bisa dikembangkan dengan Nomadic Tourism. Tepatnya Glamping Camp. Aksesibilitas ke kawasan ini juga akan semakin oke dengan dibangunnya Bandara Kulonprogo.

“Borobudur diharapkan menjadi salah satu gerbang utama kunjungan wisatawan ke Indonesia. Sekaligus mendukung pencapaian target 17 juta wisman tahun 2018,” papar Esthy.

Menurut Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana, Borobudur sangat spesial.

“Even dan Candi Borobudur sangat penting. Borobudur ini warisan yang harus dilestarikan. Ini menjadi kawasan yang sangat potensial. Akses menuju ke sana memang semakin mudah, infrastruktur pendukung lainnya juga bagus. Ini akan menjadi paket destinasi yang sempurna. Kami juga yakin target kunjungan wisatawan akan tercapai,” kata Pitana.

Berbagai upaya terus dilakukan untuk mengatrol kunjungan wisman ke kawasan Candi Borobudur. Sebab, target besar 2 juta kunjungan wisman sudah dicanangkan sampai 2019. Kawasan ini juga punya target 4,7 juta kunjungan wisatawan di tahun ini. Jumlah cukup realistis karena ada 3,8 juta wisatawan yang sudah berkunjung di tahun lalu.

“Dengan penyelenggaraan even-even berkualitas seperti ini, apapun targetnya diprediksi terpenuhi. Sebab, even Mahakarya Borobudur ini digelar dengan sangat megah. Para pengisi acaranya juga luar biasa. Mereka adalah figur-figur besar,” tutup Asisten Deputi Pemasaran I Regional II Sumarni yang diamini oleh Kepala Bidang Area Jawa Wawan Gunawan.

Sedangkan Dirut Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko, Edy Setijono, mengatakan Mahakarya Borobudur 2018 adalah sebuah even megah.

“Acara ini adalah even yang menghadirkan mahakarya anak bangsa, para anak muda yang karyanya terinspirasi dari relief Borobudur. Kami berharap, semoga pagelaran ini menjadi inspirasi anak bangsa lainnya yang bisa menghasilkan karya yang sama bernilainya dengan Mahakarya Indonesia yang diakui dunia yaitu Candi Borobudur,” tuturnya.

Secara garis besar, Mahakarya Borobudur 2018 terdiri dari beberapa bagian. Yaitu Batik Fashion Performing Art, Peringatan Hari Kartini, hingga Pameran Batik, Keris, juga Wayang beserta Bazaar UMKM.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Mahakarya Borobudur menjadi even besar dan sarat akan nilai.

“Mahakarya Borobudur ini luar biasa. Ada banyak nilai yang bisa dipelajari dari event dan venue yang besar seperti ini. Semoga ini bisa menumbuhkan kebangaan dari generasi muda. Mereka melestarikan karya besar dan warisan dari leluhur,” ungkapnya. (prihandoko)