Thursday, 15 November 2018

Ketua RT Ngaku Tidak Tahu Masalah Diskotek Exotic

Kamis, 19 April 2018 — 13:22 WIB
ketua RT 13, Ahmad Gozi.(cw5)

ketua RT 13, Ahmad Gozi.(cw5)

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta resmi menutup diskotek Exotic yang berada di kawasan Jalan Jayakarta Dalam, Mangga Dua Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Salah satu pedagang di sekitar diskotek, Aminah mengaku sudah melihat tempat hiburan malam ini tutup sejak hari Minggu (15/4/2018). “Sudah enggak ada kegiatan sejak Minggu kayaknya,” ujar Aminah kepada wartawan, Kamis (19/4/2018).

Di sisi lain, ketua RT 13 RW 10 kelurahan Mangga Dua Selatan, kecamatan Sawah Besar, Ahmad Gozi, tidak mengetahui adanya peredaran narkoba di dalam diskotek yang buka sejak 1998 itu.

“Saya enggak pernah mengetahui masalah yang ada disini (diskotik Exotic),” kata Ahmad Gozi.

(Baca: Resmi Ditutup, Lampu di Tiga Tempat Sense Padam)

 

Ahmad Gozi juga memperhatikan aktivitas di Exotic biasanya ramai dikunjungi masyarakat saat akhir pekan. Ia mengaku tidak ada warganya yang terganggu dengan adanya diskotek dan griya pijat Exotic karena tidak adanya keluhan dari warga. “Selama ini warga tidak merasa terganggu dan biasa aja,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno melepas 60 personil Satpol PP perempuan untuk meninjau penutupan diskotik Exotic dan Karaoke Sense, Kamis pagi.

(BacaPenyegelan Diskotek Exotic Tanpa Pengawalan Polisi)

“Saya mendapatkan mandat dari pak Gubernur untuk melepas hari ini, kita ingin menitipkan pesan, kita semua punya tanggung jawab menegakkan Perda. Kita harus menunjukkan penutupan ini dilakukan dengan baik dan terhormat,” kata Sandiaga di Balaikota DKI, Kamis (19/4/2018).

(cw5/sir)